Yusnandar Karim: Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Jadi Wadah Mencetak Generasi Peduli Demokrasi
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum Bawaslu Provinsi Gorontalo, Yusnandar Karim, menyampaikan bahwa Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026 bertujuan memperkenalkan lebih dekat ajang kompetisi nasional tersebut sekaligus meningkatkan partisipasi mahasiswa Gorontalo. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para pimpinan fakultas dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo serta jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota secara daring. Melalui forum ini, Bawaslu berharap seluruh perguruan tinggi memperoleh informasi lengkap mengenai tahapan kompetisi sehingga mampu mempersiapkan peserta secara optimal.
Menurut Yusnandar, kompetisi debat bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga menjadi media pendidikan demokrasi yang membentuk mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami hukum kepemiluan, serta memiliki kepedulian terhadap penguatan demokrasi di Indonesia.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut, sekaligus memotivasi dan mendorong partisipasi aktif mahasiswa Gorontalo agar dapat tampil dan bersaing di tingkat nasional," ujar Yusnandar.
Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Kamis (9/7/2026)
Ia menambahkan bahwa melalui kompetisi tersebut mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berargumentasi, dan berorasi sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat penegakan hukum dan pengawasan Pemilu yang berkualitas.
Selain mengundang perguruan tinggi, Bawaslu Provinsi Gorontalo juga menghadirkan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota agar dapat ikut memberikan dukungan kepada calon peserta selama proses persiapan.
"Pada kegiatan ini kami juga mengundang jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dukungan kepada perguruan tinggi dalam mempersiapkan tim peserta, mulai dari penyusunan artikel, pembuatan video, hingga pendampingan teknis sesuai ketentuan kompetisi," tutup Yusnandar.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif