Lismawy Ibrahim Dorong PPPK Bawaslu Utamakan Etika dan Pelayanan Profesional
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Lismawy Ibrahim, mengajak seluruh peserta Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo untuk menjadikan orientasi sebagai momentum membangun karakter, etika, dan profesionalisme sebagai aparatur sipil negara. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada hari kedelapan orientasi, Rabu (15/7/2026).
Dalam materinya, Lismawy menegaskan bahwa keberhasilan seorang ASN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh akhlak, sikap, dan etika dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pengetahuan harus berjalan seiring dengan perilaku yang baik agar mampu memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat.
"Sebagus apa pun pengetahuan yang dimiliki, apabila tidak diiringi dengan etika yang baik, maka nilai seseorang di mata masyarakat akan berkurang. Karena itu, pengetahuan harus berjalan seiring dengan akhlak dan perilaku yang baik," ujar Lismawy.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Lismawy Ibrahim, saat menjadi narasumber pada hari kedelapan orientasi, Rabu (15/7/2026)
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pegawai merupakan representasi Bawaslu sehingga wajib menjaga nama baik lembaga di mana pun berada. Selain itu, Lismawy menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang ramah, sopan, dan profesional kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap Bawaslu.
Menurut Lismawy, budaya kerja yang baik juga dibangun melalui komunikasi dan kolaborasi antarsesama pegawai. Ia mengajak peserta untuk tidak ragu bertanya apabila belum memahami pekerjaan serta saling berbagi pengetahuan agar setiap tugas dapat diselesaikan secara optimal dan sesuai dengan arahan pimpinan.
Menutup materinya, Lismawy berharap seluruh peserta mampu menerapkan seluruh ilmu yang diperoleh selama orientasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. "Orientasi ini bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter ASN Bawaslu yang profesional, berintegritas, beretika, dan mampu menjaga kehormatan lembaga di mana pun bertugas," tutupnya.
Penulis: Fitri
Foto: Humas
Editor: Syarif