Lompat ke isi utama

Berita

Lismawy Ibrahhim Perkuat Gagasan Pengawasan Pemilu Lewat Penulisan Paper HUT ke-18 Bawaslu

Lismawy Ibrahim

Lismawy Ibrahim saat Rapat Persiapan Pelaksanaan P2P di Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026 dan penulisan paper yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Selasa (21/04/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahhim, menekankan pentingnya penguatan kapasitas intelektual pengawas pemilu melalui penulisan karya ilmiah dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026 dan penulisan paper Bawaslu RI. Kegiatan yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota, Selasa (21/04/2026).

Dalam pemaparannya, Lismawy lebih menitikberatkan pada pembuatan paper dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Bawaslu RI dengan tema “Pengawasan Pemilu Berintegritas: Inovasi, Partisipasi, dan Keadilan Elektoral dalam Demokrasi Indonesia.” Ia menjelaskan bahwa penulisan paper ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat sistem pengawasan pemilu di Indonesia.

“Naskah yang terpilih nantinya akan dipublikasikan dalam Jurnal Bawaslu maupun book chapter ber-ISBN, sehingga ini menjadi peluang strategis bagi peserta untuk menyumbangkan gagasan sekaligus memperluas dampak keilmuan,” ujar Lismawy dalam arahannya.

Rapat Persiapan

Rapat Persiapan Pelaksanaan P2P di Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026 dan penulisan paper yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Selasa (21/04/2026)

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka luas bagi berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, komisioner dan pengawas pemilu di semua tingkatan, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bawaslu. Menurutnya, keterlibatan lintas elemen ini penting untuk mendorong inovasi serta memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.

Melalui program ini, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mendapatkan sejumlah manfaat, di antaranya pendampingan atau asistensi penulisan, peluang publikasi di jurnal ilmiah Bawaslu, kontribusi dalam book chapter ber-ISBN, serta kesempatan memberikan sumbangsih nyata terhadap penguatan kebijakan dan praktik pengawasan pemilu.

Adapun alur pendaftaran dimulai dengan penyesuaian tema, pengiriman abstrak, seleksi, hingga pengembangan naskah lengkap. Sementara itu, tahapan penting telah dijadwalkan mulai 9 hingga 29 April 2026 untuk pengumpulan abstrak, pengumuman hasil seleksi pada 30 April 2026, pengumpulan naskah lengkap pada 1–30 Mei 2026, proses review dan asistensi pada 1 Juni hingga 31 Juli 2026, serta seminar hasil dan pengumuman akhir pada 17 Agustus 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan gagasan inovatif yang mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang berintegritas di Indonesia.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle