John Hendri Purba: P2P Harus Lahirkan Kader Pengawasan yang Bermanfaat bagi Masyarakat
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa program Pendidikan Pengawasan Partisipatif menjadi langkah strategis dalam mendorong keterlibatan publik secara aktif dalam proses demokrasi. Ia menilai, keberadaan kader pengawasan partisipatif sangat penting dalam menciptakan pengawasan yang lebih luas dan efektif hingga ke tingkat akar rumput.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) di tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 sekaligus pembahasan penulisan paper Bawaslu RI, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (21/04/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam pengawasan pemilu melalui pembentukan kader pengawas partisipatif yang berkualitas.
Ia menegaskan bahwa program Pendidikan Pengawasan Partisipatif menjadi langkah strategis dalam mendorong keterlibatan publik secara aktif dalam proses demokrasi. Ia menilai, keberadaan kader pengawasan partisipatif sangat penting dalam menciptakan pengawasan yang lebih luas dan efektif hingga ke tingkat akar rumput.
Rapat Persiapan Pelaksanaan P2P di Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026 dan penulisan paper yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Selasa (21/04/2026)
“Dengan Pendidikan Pengawasan Partisipatif ini diharapkan bisa menghasilkan kader-kader yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar John Hendri Purba dalam forum tersebut. Ia menambahkan, kader yang terbentuk nantinya tidak hanya memahami teknis pengawasan, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi demokrasi di lingkungan masing-masing.
Rapat yang diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo ini juga membahas kesiapan teknis pelaksanaan P2P, termasuk mekanisme perekrutan peserta, kurikulum pelatihan, serta strategi pelibatan masyarakat. Selain itu, agenda penulisan paper Bawaslu RI turut menjadi fokus pembahasan sebagai bagian dari kontribusi pemikiran terhadap penguatan kelembagaan pengawasan pemilu.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap pelaksanaan P2P Tahun 2026 dapat berjalan optimal dan menghasilkan output yang konkret, baik dalam bentuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia maupun lahirnya gagasan-gagasan strategis melalui penulisan paper. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi yang partisipatif dan berintegritas.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif