John Hendri Purba Beberkan Strategi Lolos Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, menegaskan bahwa keberhasilan perguruan tinggi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kemampuan berdebat, tetapi justru dimulai sejak tahapan penyusunan video profil dan artikel ilmiah. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Kamis (9/7/2026).
John menjelaskan bahwa berdasarkan evaluasi penyelenggaraan kompetisi pada tahun-tahun sebelumnya, banyak peserta yang terlalu berfokus pada kemampuan debat, sementara penilaian awal justru ditentukan melalui kualitas artikel ilmiah dan video profil yang dikirim kepada panitia nasional.
"Berdasarkan pengalaman kami dalam beberapa tahun terakhir, terdapat satu tahapan yang sangat menentukan keberhasilan sebuah perguruan tinggi untuk lolos ke babak eliminasi, yaitu penilaian video profil dan artikel ilmiah. Pertarungan sesungguhnya dimulai sejak tahap penyusunan video dan artikel," tegas John.
Ia mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan kompetisi tahun 2025, Bawaslu Provinsi Gorontalo bahkan mendatangi Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo untuk membantu proses produksi video. Bantuan tersebut hanya berupa fasilitasi teknis pengambilan gambar tanpa mencampuri substansi materi, argumentasi, maupun artikel yang menjadi tanggung jawab penuh perguruan tinggi.
Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Kamis (9/7/2026)
Menurut John, hasil evaluasi dewan juri menunjukkan bahwa video dari perguruan tinggi yang lolos ke tahap berikutnya dipersiapkan secara profesional, mulai dari pencahayaan, kualitas audio, pengambilan gambar berulang hingga proses penyuntingan. Karena itu, ia mengimbau seluruh perguruan tinggi di Gorontalo memberikan perhatian serius terhadap tahapan awal tersebut.
John juga menyampaikan bahwa seluruh biaya kompetisi ditanggung sepenuhnya oleh Bawaslu Republik Indonesia, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, uang saku peserta hingga pendamping perguruan tinggi. Selain itu, Provinsi Gorontalo berada pada regional Indonesia Timur sehingga dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing menuju tingkat nasional.
"Kami percaya mahasiswa Gorontalo memiliki kapasitas akademik dan kemampuan berpikir kritis yang tidak kalah dengan mahasiswa daerah lain. Karena itu, kami mengajak seluruh perguruan tinggi mempersiapkan artikel dan video sejak sekarang. Apabila terdapat kendala fasilitas produksi video, Bawaslu Provinsi Gorontalo siap memfasilitasi proses pengambilan gambar tanpa mencampuri substansi materi peserta," ujar John.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif