Bawaslu Provinsi Gorontalo Perkuat Kualitas Pengawasan PDPB melalui Rakor Evaluasi Bersama Bawaslu RI
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, bersama Pejabat Fungsional pada bagian Pengawasan Pemilu menghadiri Rapat Koordinasi Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu RI dengan Bawaslu Provinsi se-Indonesia yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (15/07/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka evaluasi pelaksanaan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 sekaligus konsolidasi data kedevisian Semester I Tahun 2026.
Rapat koordinasi dibuka oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, dan diikuti oleh Anggota Bawaslu Provinsi Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Koordinator Divisi Data dan Informasi, Kepala Bagian Pengawasan, serta jajaran staf pengawasan Bawaslu Provinsi se-Indonesia. Forum ini menjadi wadah untuk mengevaluasi capaian pengawasan, menyamakan persepsi, serta memperkuat kualitas data dan strategi pengawasan menjelang tahapan Pemilu berikutnya.
Dalam arahannya, Lolly Suhenty menegaskan bahwa setiap data yang disampaikan oleh jajaran Bawaslu bukan sekadar angka dalam laporan semester, melainkan representasi dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh pengawas pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia juga mengingatkan agar evaluasi yang dilakukan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pengawasan pada semester berikutnya.
Rapat Koordinasi Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu RI dengan Bawaslu Provinsi se-Indonesia yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (15/07/2026)
“Angka-angka yang kita lihat hari ini bukan sekadar laporan semester. Di balik setiap angka ada kerja keras, pengabdian, dan komitmen untuk menjaga demokrasi. Mari jadikan semester kedua bukan hanya melanjutkan pekerjaan, tetapi meningkatkan kualitas pengawasan. Jangan bekerja ala kadarnya, karena hasilnya pun akan ala kadarnya,” tegas Lolly Suhenty.
Lolly juga mendorong seluruh jajaran Bawaslu untuk terus memperkuat kualitas data pengawasan dan pencegahan melalui klarifikasi terhadap setiap temuan yang masih memerlukan penyempurnaan. Menurutnya, proses evaluasi harus mampu mengidentifikasi akar persoalan sehingga menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan yang lebih efektif dalam menghadapi Pemilu 2029. Ia optimistis peningkatan kualitas data dan kedisiplinan kerja yang telah dicapai pada Semester I akan menjadi modal penting dalam membangun demokrasi yang lebih baik.
Menutup arahannya, Lolly mengapresiasi kinerja jajaran Bawaslu Provinsi yang dinilai menunjukkan perkembangan positif dalam pelaksanaan pengawasan. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat kolaborasi, saling menguatkan antardaerah, serta mempertahankan konsistensi dalam meningkatkan kualitas pengawasan partisipatif, pencegahan, dan pengawasan PDPB sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif