Sekretariat Jadi Kunci Penguatan Kelembagaan Bawaslu, Nikson Entengo Paparkan Strategi SDM dalam Podcast SARONDE
|
Gorontalo Utara, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, menegaskan bahwa peran kesekretariatan menjadi faktor kunci dalam memperkuat kelembagaan pengawasan pemilu dari dalam secara sistematis dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Program Podcast SARONDE (Sarana Obrolan Demokrasi) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara di Kantor Bawaslu setempat, Rabu (29/04/2026).
Dalam diskusi bertema “Bagaimana Peran Kesekretariatan Menjadi Kunci dalam Menguatkan Kelembagaan Bawaslu dari Dalam Secara Sistematis dan Berkelanjutan,” Nikson menjelaskan bahwa kesekretariatan memiliki fungsi strategis dalam mendukung tugas-tugas pengawasan. Ia menyebut, kesekretariatan tidak hanya berperan administratif, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam memastikan seluruh program pengawasan berjalan efektif dan akuntabel.
“Tugas utama kesekretariatan di Bawaslu mencakup dukungan administratif, teknis, hingga fasilitasi pelaksanaan pengawasan pemilu. Kesekretariatan harus mampu menjadi motor penggerak organisasi yang memastikan semua proses berjalan sesuai regulasi dan prinsip tata kelola yang baik,” ujar Nikson.
Lebih lanjut, ia memaparkan strategi Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), salah satunya melalui penguatan kapasitas berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM harus dilakukan secara terencana agar mampu menjawab dinamika kepemiluan yang semakin kompleks.
Nikson Entengo saat menjadi narasumber dalam Program Podcast SARONDE (Sarana Obrolan Demokrasi) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara di Kantor Bawaslu setempat, Rabu (29/04/2026)
“Strategi peningkatan SDM dilakukan melalui pendekatan berkelanjutan, mulai dari pelatihan teknis, penguatan kapasitas kelembagaan, hingga pengembangan kompetensi individu. Ini penting agar jajaran pengawas pemilu memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” jelasnya.
Nikson juga menekankan pentingnya kompetensi yang harus dimiliki oleh pengawas pemilu saat ini, antara lain pemahaman regulasi, kemampuan analisis, integritas, serta keterampilan komunikasi. Ia menilai, kombinasi kompetensi tersebut menjadi fondasi utama dalam menjalankan fungsi pengawasan yang profesional dan berintegritas.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan merupakan elemen krusial dalam lingkungan Bawaslu. “Pendidikan dan pelatihan sangat penting untuk memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama serta kemampuan yang terus berkembang. Ini menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu,” pungkasnya.
Melalui kegiatan podcast ini, diharapkan dapat memperluas pemahaman publik sekaligus memperkuat internal kelembagaan, khususnya dalam mengoptimalkan peran kesekretariatan sebagai pilar penting dalam pengawasan pemilu yang berkualitas.
Penulis: Fitri
Foto: Humas Bws Gorut
Editor: Syarif