Perkuat Demokrasi, Bawaslu Provinsi Gorontalo Serap Aspirasi PDIP untuk Reformasi Pemilu Lewat Konsolidasi Demokrasi
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Bawaslu Provinsi Gorontalo melakukan konsolidasi demokrasi bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kantor PDIP Provinsi Gorontalo, Selasa (14/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu menghimpun masukan pasca pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024 guna memperbaiki sistem demokrasi ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin Akili dan Lismawy Ibrahim bersama Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum Yusnandar Karim serta staf diterima langsung oleh Ketua PDIP Provinsi Gorontalo La Ode Haimudin dan Sekretaris PDIP Venny Rosdiana Anwar beserta jajaran pengurus partai.
Wahyudin Akili menyampaikan bahwa agenda utama kegiatan tersebut adalah menjalin silaturahmi pasca Pemilu dan Pemilihan 2024 yang dikemas dalam konsolidasi demokrasi. “Selama pelaksanaan pemilu dan pemilihan, meskipun kita semua sudah berusaha melakukan yang terbaik, masih banyak kekurangan dan kendala yang kita temui,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Bawaslu RI untuk melakukan konsolidasi demokrasi. “Tujuannya adalah menghimpun informasi untuk perbaikan regulasi kepemiluan ke depan serta penguatan kelembagaan pemilu agar proses demokrasi berjalan sesuai harapan kita semua,” jelas Wahyudin. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan dilakukan kepada seluruh partai politik.
Bawaslu Provinsi Gorontalo melakukan konsolidasi demokrasi bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangandi Kantor PDIP Provinsi Gorontalo, Selasa (14/04/2026)
Senada dengan itu, Lismawy Ibrahim menegaskan bahwa seluruh langkah yang dilakukan Bawaslu dalam Pemilu 2024 merupakan bagian dari tugas pengawasan. “Dalam pelaksanaan pemilu dan pemilihan tahun 2024 kemarin, apa yang kami lakukan semata-mata karena tugas pengawasan yang kami emban,” katanya. Ia berharap melalui kegiatan tersebut, Bawaslu dapat memperoleh masukan konstruktif. “Kami ingin mendapatkan informasi dan saran dari Bapak/Ibu untuk perbaikan dan penguatan lembaga Bawaslu ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PDIP Provinsi Gorontalo La Ode Haimudin menyambut baik kegiatan konsolidasi tersebut. Ia menekankan pentingnya perbaikan sistem demokrasi di masa mendatang. “Kita semua tentu menginginkan yang terbaik, mudah-mudahan demokrasi ke depan semakin membaik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024 menghadirkan berbagai tantangan di lapangan. “Kondisi yang kami hadapi saat perhelatan pemilu kemarin benar-benar luar biasa,” katanya. Selain itu, pihaknya turut memberikan masukan agar sistem pemilu ke depan dapat menggunakan sistem proporsional tertutup. “Agar menjadi kewenangan partai dalam menyeleksi kader terbaik untuk menjalankan visi misi partai dan negara,” pungkasnya.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif