Moh. Fadjri Arsyad Dorong Sinergi Pimpinan dan Operator Demi Raih Predikat Informatif
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, mendorong seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo untuk memaksimalkan persiapan menjelang berakhirnya tahapan penilaian Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2026. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Evaluasi Pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (2/6/2026).
Dalam arahannya, Fadjri mengingatkan bahwa waktu penilaian yang tersisa semakin singkat sehingga seluruh dokumen, data dukung, dan persyaratan yang menjadi indikator penilaian harus segera disempurnakan. Ia menegaskan bahwa proses penilaian keterbukaan informasi publik yang sedang berlangsung telah mendapatkan perhatian langsung dari pimpinan Bawaslu Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Harapan kami dalam proses penilaian ini adalah seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota dapat meraih predikat informatif. Semua hal yang berkaitan dengan persyaratan penilaian harus dimaksimalkan agar upaya yang selama ini dilakukan dapat berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh,” ujar Fadjri.
Fadjri juga meminta seluruh peserta untuk menyampaikan secara terbuka berbagai kendala yang dihadapi selama proses pengisian dan pemenuhan indikator penilaian. Menurutnya, keterbukaan komunikasi menjadi kunci agar Bawaslu Provinsi Gorontalo dapat memberikan pendampingan dan solusi yang tepat terhadap berbagai persoalan yang muncul di daerah.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad saat Kegiatan Evaluasi Pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (2/6/2026)
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, masih terdapat beberapa kabupaten/kota yang progresnya belum sesuai dengan harapan. Meski demikian, Fadjri optimistis target predikat informatif masih dapat dicapai apabila seluruh jajaran bekerja secara maksimal dan saling mendukung hingga batas akhir penilaian.
“Jika ada kendala, jangan disimpan sendiri. Sampaikan secara terbuka agar bisa kita carikan solusi bersama. Kami tidak ingin ada hambatan yang justru mengurangi peluang kabupaten/kota untuk mencapai target informatif yang telah kita tetapkan bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fadjri menekankan bahwa keberhasilan penilaian keterbukaan informasi publik tidak hanya menjadi tanggung jawab operator atau pengelola PPID semata. Menurutnya, dukungan penuh dari unsur pimpinan di masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota sangat diperlukan agar seluruh proses pemenuhan indikator penilaian dapat berjalan optimal.
“Teman-teman yang mengelola keterbukaan informasi publik tidak akan bekerja maksimal tanpa dukungan pimpinan. Karena itu kami berharap seluruh unsur pimpinan di kabupaten/kota ikut mengawal dan membackup proses ini sehingga target predikat informatif dapat tercapai secara merata di seluruh Gorontalo,” pungkasnya.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif