Moh. Fadjri Arsyad: DEDIKASI Jadi Langkah Awal Bangun Kesadaran Masyarakat sebagai Pengawas Partisipatif
|
Boalemo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menegaskan pentingnya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu melalui program Desa Peduli Demokrasi (DEDIKASI). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pencanangan Kampung Pengawasan Partisipatif sekaligus melantik pengurus DEDIKASI di Desa Ayuhulalo, Kabupaten Boalemo, Kamis (05/11/2026).
Fadjri menyampaikan bahwa pencanangan Desa Peduli Demokrasi merupakan salah satu langkah strategis Bawaslu dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan Pemilu sejak dini. Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
"Kami membutuhkan dukungan, informasi, maupun laporan masyarakat, terutama terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di masa nontahapan," ujar Fadjri. Ia menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi menjadi salah satu bentuk kontribusi penting untuk membantu Bawaslu menjalankan fungsi pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Fadjri menguraikan berbagai pendekatan yang terus dikembangkan Bawaslu untuk memperluas jangkauan pendidikan pengawasan partisipatif. Di antaranya melalui pembentukan Kampung Pengawasan Partisipatif, pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif, pengembangan Pojok Pengawasan, hingga kegiatan pendidikan pengawasan yang menyasar kalangan pelajar SMA dan Madrasah Aliyah (MA). Berbagai program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran demokrasi pada seluruh lapisan masyarakat.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad didampingi Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo Abdul Rahman Mansyur serta Pranata Komputer Ahli Muda, saat menghadiri pencanangan Kampung Pengawasan Partisipatif melalui program Desa Peduli Demokrasi (DEDIKASI) yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Boalemo di Desa Ayuhulalo, Kamis (05/11/2026)
"Kampung Pengawasan Partisipatif ini merupakan titik awal untuk membangun kesadaran masyarakat. Kita berharap masyarakat tidak hanya datang ke TPS untuk memilih, tetapi juga dapat bersama-sama dengan penyelenggara Pemilu mengawasi setiap tahapan. Mari kita wujudkan demokrasi yang ideal melalui kegiatan yang menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjadi pengawas partisipatif," ungkap Fadjri.
Fadjri berharap keberadaan DEDIKASI di Desa Ayuhulalo tidak berhenti pada pencanangan maupun pembentukan pengurus, tetapi terus dikembangkan melalui kegiatan pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen warga, program tersebut diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang semakin sadar akan hak, kewajiban, serta tanggung jawabnya dalam menjaga kualitas demokrasi dan mengawal penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
Penulis/Foto: Syarif
Editor: Fitri