Lompat ke isi utama

Berita

John Hendri Purba: Kompetisi Debat Pemilu Jadi Ruang Penguatan Kesadaran Demokrasi Mahasiswa

John Hendri Purba

John Hendri Purba, saat menghadiri Konsolidasi Demokrasi bersama Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Kampus UNG, Senin (22/06/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu berkontribusi dalam penguatan demokrasi dan penegakan hukum pemilu. Penegasan tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, saat menghadiri Konsolidasi Demokrasi bersama Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Kampus UNG, Senin (22/06/2026).

Kegiatan yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo tersebut menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan kalangan akademisi dalam membangun budaya demokrasi yang partisipatif dan berintegritas.

Dalam pertemuan itu, John menekankan bahwa mahasiswa memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pengawasan partisipatif serta memberikan gagasan-gagasan kritis terhadap perkembangan demokrasi dan kepemiluan di Indonesia.

“Mahasiswa merupakan kelompok yang memiliki daya kritis dan semangat perubahan. Keterlibatan mereka dalam pendidikan politik dan pengawasan partisipatif akan memberikan dampak positif bagi penguatan demokrasi,” ujar John.

Konsolidasi Demokrasi

Konsolidasi Demokrasi bersama Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Kampus UNG, Senin (22/06/2026)

Ia juga menyampaikan bahwa Bawaslu RI tengah melaksanakan Sosialisasi Pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai kepemiluan sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan argumentatif.

“Kompetisi debat ini tidak hanya menjadi ajang adu gagasan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami isu-isu penegakan hukum pemilu secara lebih mendalam. Kami berharap mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dapat mengambil bagian dan memberikan kontribusi terbaik,” tambahnya.

Melalui Konsolidasi Demokrasi dan sosialisasi kompetisi debat tersebut, John berharap sinergi antara Bawaslu dan Universitas Negeri Gorontalo semakin kuat dalam mencetak generasi muda yang peduli terhadap demokrasi, berintegritas, dan aktif mengawal proses kepemiluan di Indonesia.

Penulis: Fitri
Foto: Adityo
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle