Idris Optimistis Bawaslu Se-Provinsi Gorontalo Raih Predikat Informatif pada Penilaian Keterbukaan Informasi 2026
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyatakan optimisme bahwa Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama Bawaslu Kabupaten/Kota berpeluang meraih predikat Informatif dalam Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026. Optimisme tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Peran PPID Pelaksana dalam Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Idris menjelaskan bahwa kegiatan tersebut semula dijadwalkan pada Selasa (16/6/2026), Ia mengatakan, saat ini tahapan penilaian telah memasuki masa sanggah setelah seluruh Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota menyelesaikan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) pada 15 Juni 2026.
Idris mengungkapkan, selama masa sanggah yang berlangsung selama sepuluh hari, Bawaslu akan mendengarkan berbagai masukan sebelum memasuki tahapan rapat pleno dan visitasi lapangan. Berdasarkan hasil rapat pleno Bawaslu Provinsi Gorontalo, jadwal visitasi telah ditetapkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. Pada 6 Juli visitasi akan dilaksanakan di Bawaslu Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, 7 Juli di Kabupaten Bone Bolango dan Gorontalo Utara, serta 8 Juli di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.
Menurut Idris, proses visitasi diharapkan menggunakan mekanisme penilaian yang dilakukan secara bersama oleh seluruh tim asesor Komisi Informasi Provinsi Gorontalo. Hal tersebut dinilai penting untuk menyamakan persepsi serta menjaga objektivitas hasil penilaian di setiap Bawaslu Kabupaten/Kota. Bawaslu Provinsi Gorontalo juga akan mendampingi seluruh rangkaian visitasi sebagai bentuk komitmen dalam memastikan proses evaluasi berjalan optimal.
Kegiatan Peningkatan Peran PPID Pelaksana dalam Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (17/6/2026)
"Alhamdulillah seluruh penginputan sudah mencapai 100 persen. Kami optimistis Bawaslu Provinsi maupun Kabupaten/Kota berpeluang meraih predikat informatif. Namun optimisme itu tetap harus dibuktikan melalui tahapan penilaian dan visitasi yang akan dilakukan oleh Komisi Informasi. Karena itu saya berharap seluruh jajaran terus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," ujar Idris.
Selain kesiapan dokumen, Idris juga meminta seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota memperhatikan kehadiran peserta, khususnya Ketua dan Sekretaris, selama rangkaian kegiatan berlangsung. Menurutnya, kehadiran secara penuh menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses evaluasi sekaligus menunjukkan komitmen lembaga terhadap keterbukaan informasi publik. Ia berharap kegiatan ini memberikan masukan yang konstruktif bagi seluruh PPID Pelaksana dalam meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat serta memaksimalkan hasil penilaian keterbukaan informasi publik tahun 2026.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif