Arya Mega Natalady Sumbayak: Optimalisasi Anggaran Harus Dibarengi Pertanggungjawaban Administrasi yang Baik
|
GORONTALO – Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Arya Mega Natalady Sumbayak, mendorong seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo untuk mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran Tahun Anggaran 2026. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Program/Kegiatan dan Anggaran Triwulan II yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (26/6/2026).
Dalam arahannya, Arya menjelaskan bahwa rapat evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam mengukur capaian pelaksanaan program pada Triwulan II, mengidentifikasi berbagai kendala di setiap satuan kerja, serta merumuskan langkah-langkah strategis agar target pelaksanaan program dan penyerapan anggaran dapat tercapai secara optimal.
"Tujuan rapat ini pada dasarnya adalah untuk mengukur dan menilai capaian pelaksanaan program pada Triwulan II, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi serta merumuskan langkah-langkah percepatan agar target pelaksanaan program dan penyerapan anggaran dapat tercapai," ujar Arya.
Berdasarkan data realisasi anggaran yang dipaparkan dalam rapat, Arya mengungkapkan bahwa capaian penyerapan anggaran Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo masih berada pada kisaran 47,06 persen hingga 68,65 persen. Ia memberikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Pohuwato yang mencatatkan realisasi penyerapan tertinggi, namun mengingatkan bahwa tingginya realisasi anggaran harus dibarengi dengan administrasi dan pertanggungjawaban keuangan yang tertib.
Rapat Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Program/Kegiatan dan Anggaran Triwulan II Tahun Anggaran 2026 bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Jumat (26/6/2026)
Sementara itu, bagi satuan kerja yang tingkat realisasi anggarannya masih rendah, Arya meminta agar segera melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan dengan menyesuaikan rencana kegiatan dan rencana penarikan dana terhadap kondisi aktual di lapangan. Ia juga membuka ruang diskusi bagi seluruh peserta rapat untuk menyampaikan berbagai kendala teknis, baik yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan, administrasi, maupun pengelolaan anggaran, sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Dalam forum tersebut, Arya juga meminta seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota memberikan gambaran mengenai perkembangan penyerapan anggaran hingga Triwulan II, optimalisasi pelaksanaan kegiatan di masing-masing satuan kerja, serta efektivitas koordinasi antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Menurutnya, sinergi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Menjelang berakhirnya Triwulan II dan memasuki bulan Juli, Arya mengingatkan bahwa waktu efektif pelaksanaan kegiatan semakin terbatas. Selain harus mengejar target program, setiap satuan kerja juga akan menghadapi proses penutupan buku dan penyusunan laporan pertanggungjawaban pada akhir tahun. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan, menyamakan data sebagai dasar evaluasi, serta terus memperkuat komunikasi dengan Bawaslu Provinsi apabila menghadapi hambatan dalam pelaksanaan program.
"Apa pun kendala yang dihadapi, mari kita komunikasikan bersama sehingga Bawaslu Provinsi dapat memberikan dukungan sesuai kebutuhan masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota," pungkas Arya.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif