Tingkatkan Pengawasan Partisipatif: Bawaslu Provinsi Gorontalo Gelar Kegiatan Rapat Koordinasi
|
GORONTALO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif di Hotel Aston Gorontalo, Senin (12/08/2024). Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat peran organisasi-organisasi di Gorontalo dalam mengawal jalannya Pemilihan Umum 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan pemilu melalui sinergi antara berbagai pihak yang terlibat.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh Fadjri Arsyad, membuka acara tersebut dan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat. “Saya berharap Rapat Koordinasi ini dapat memperkuat sinergi antara semua pihak dan elemen masyarakat untuk proaktif dalam melaporkan setiap indikasi pelanggaran,†ujar Fadjri dalam sambutannya.
Fadjri juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat akan sangat membantu Bawaslu dalam menjalankan tugasnya secara efektif. Dalam kesempatan ini, Bawaslu juga mengundang Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi, Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas, serta berbagai tokoh masyarakat.
[caption id="attachment_9303" align="aligncenter" width="1280"]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad saat membuka Kegiatan Rakor Pengawasan Partisipatif di Hotel Aston, Senin (12/08/2024)[/caption]
Selain itu, forum ini juga mengundang Forum Kerukunan Umat Beragama, Komite Independen Pemantau Pemilu, tokoh adat, tokoh agama, serta organisasi-organisasi lainnya yang berperan dalam pengawasan pemilu. Dengan kehadiran berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang solid dalam menjaga integritas pemilu.
Rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen Bawaslu untuk memastikan proses pemilihan berlangsung secara transparan dan akuntabel, serta mendorong partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad saat membuka Kegiatan Rakor Pengawasan Partisipatif di Hotel Aston, Senin (12/08/2024)[/caption]
Selain itu, forum ini juga mengundang Forum Kerukunan Umat Beragama, Komite Independen Pemantau Pemilu, tokoh adat, tokoh agama, serta organisasi-organisasi lainnya yang berperan dalam pengawasan pemilu. Dengan kehadiran berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang solid dalam menjaga integritas pemilu.
Rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen Bawaslu untuk memastikan proses pemilihan berlangsung secara transparan dan akuntabel, serta mendorong partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat.