Perkuat Validitas Data Pengawas Pemilu: Amin Hadiri Rapat Integrasi dan Validasi
|
Jakarta,— Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Amin Abdullah, menghadiri Rapat Integrasi serta Validasi Data Pengawas Pemilu Adhoc yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu, (21 Agustus 2024). Rapat ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh data pengawas Pemilu Adhoc telah terintegrasi dengan baik dan valid, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat pengawasan pemilu yang kredibel dan transparan.
Dalam pembukaan rapat tersebut, Anggota Bawaslu RI, Herwyn Malonda, menekankan pentingnya akurasi dan konsistensi data sebagai landasan utama dalam pengawasan pemilu. "Akurasi dan konsistensi data adalah kunci dalam memastikan pengawasan pemilu yang kredibel. Ini menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pengawasan," ujarnya.
[caption id="attachment_9444" align="aligncenter" width="2560"]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Amin Abdullah, menghadiri Rapat Integrasi serta Validasi Data Pengawas Pemilu Adhoc yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu, (21 Agustus 2024).[/caption]
Selama rapat, dilakukan peninjauan menyeluruh terhadap proses pengumpulan dan integrasi data dari berbagai sumber. Mekanisme validasi data juga dibahas secara mendetail, dengan fokus pada identifikasi duplikasi dan verifikasi informasi guna menjamin keakuratan data yang digunakan dalam pengawasan.
Rapat ini juga membuka ruang bagi diskusi antara para peserta, untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi di lapangan serta mencari solusi yang dapat diimplementasikan guna mengatasi berbagai tantangan dalam proses pengawasan pemilu.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama dengan Bawaslu Kabupaten/Kota akan melanjutkan langkah ini dalam penyusunan buku kinerja pengawas pemilu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengawasan pada pemilu yang akan datang.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Amin Abdullah, menghadiri Rapat Integrasi serta Validasi Data Pengawas Pemilu Adhoc yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu, (21 Agustus 2024).[/caption]
Selama rapat, dilakukan peninjauan menyeluruh terhadap proses pengumpulan dan integrasi data dari berbagai sumber. Mekanisme validasi data juga dibahas secara mendetail, dengan fokus pada identifikasi duplikasi dan verifikasi informasi guna menjamin keakuratan data yang digunakan dalam pengawasan.
Rapat ini juga membuka ruang bagi diskusi antara para peserta, untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi di lapangan serta mencari solusi yang dapat diimplementasikan guna mengatasi berbagai tantangan dalam proses pengawasan pemilu.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama dengan Bawaslu Kabupaten/Kota akan melanjutkan langkah ini dalam penyusunan buku kinerja pengawas pemilu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengawasan pada pemilu yang akan datang.