Perkuat Persepektif Pengawasan Partisipatif, Rahmad: Memberikan Penguatan Kepada Organisasi Kepemudaan
|
Kabupaten Pohuwato, Bawaslu Provinsi Gorontalo - Pemuda menjadi poros dalam setiap gerakan perubahan. Banyak cerminan peristiwa masa lalu yang dimulai dari gerakan sosial dari para pemuda yang menghasilkan perubahan, hal tersebut yang kemudian mendasari Bawaslu Kabupaten Pohuwato untuk menyelenggarakan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Bagi Organisasi Pemuda dalam Menghadapi Pemilu/Pemilihan Tahun 2024, bertempat di Aula Kantor Camat Patilanggio Kamis (28/07/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rahmad Katon Mohi hadir sebagai narasumber untuk memberikan penguatan terhadap bagaimana peran-peran strategis yang dapat di lakukan oleh para pemuda melalui organisasi kepemudaan agar dapat berkolaborasi dalam mengawasi tahapan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024 mendatang.
Kegiatan yang dihadari oleh peserta dari berbagai macam organisasi kepemudaan yang berada di tingkat Kabupaten Pohuwato dan Kecamatan Patilanggio, yaitu mulai dari perwakilan KT (Karang Taruna) Desa serta tingkat Kecamatan, KNPI tingkat Kecamatan, Pemuda Muhamadiya, IMM Cabang Pohuwato, NA Cabang Pohuwato, IPM Cabang Pohuwato, PMII Cabang Pohuwato, HMI Cabang Pohuwato, LPM Kecamatan Patilanggio, PMI Kecamatan Patilanggio, GMNI Pohuwato, BAPERA Kecamatan Patilanggio, Remaja Masjid Kecamatan Patilanggio, GENZI dan AJP Pohuwato.
Rahmad Katon Mohi, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa diantara yang menjadi penyakit demokrasi dan tantangan kita dalam setiap tahapan pemilu ke pemilu, yaitu diantaranya, tingginya angkat politik uang, masyarakat yang Golpul, serta netralitas aparat / ASN, sehingga terhadap permasalahan tersebut jangan sampai akan terulang pada tahapan Pemilu/Pilkada mendatang, paling tidak mulai saat ini kita mulai membuat gerakan perubahan tersebut, serta mari kita jadikan agenda bersama khususnya para generasi muda yang hadir dalam kesempatan ini, untuk bersama-sama Bawaslu dalam hal ini mencegah dan memberikan pendidikan politik dalam setiap kegiatan oranisasinya.
Lebih lanjut, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo yang akan berakhir masa jabatan pada 2 bulan kedepan itu menambahkan, bahwa pengawasan partisipatif merupakan sarana untuk menyebarkan pesan kepada seluruh segmen masyarakat untuk lebih perduli terhadap proses pengawasan baik itu pemilu maupun pemilihan.
Dikesempatan yang sama, Rahmad menjelaskan kenapa memilih pemuda sebagai target sosialisasi kali ini. Menurutnya, pemuda memiliki paradigma berfikir dan spirit perubahan yang dapat membentuk suatu gerakan sosial yang nantinya akan memberikan perubahan demokrasi kea rah yang lebih baik, dan dapat memberikan pendidikan politik ke masing-masing anggota dan personil organisasi yang di Kabupaten Pohuwato.
Diakhir sesi kegiatan, Rahmad berharap bahwa Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bagi organisasi kepemudaan yang hari ini dilaksanakan dapat menjadi pematik sebuah perubahan dalam berdemokrasi, bagaimanapun juga, pemilu itu bukan milik penyelenggara atau yang berkontestasi saja, pemilu itu milik kita bersama. Kita yang menentukan manusia yang akan duduk mewakili suara kita lima tahun mendatang,†tegas Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Gorontalo tersebut.
