Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kapasitas Pengawasan, Bawaslu Provinsi Gorontalo Ikuti Evaluasi Nasional PDPB Semester I 2026

Rapat

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, didampingi Koordinator Subbagian Pengawasan Pemilu, menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, serta Evaluasi Prioritas Nasional PDPB Semester I Tahun 2026, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (19/07/2026)

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Dalam rangka mempersiapkan pengawasan Pemilihan Umum Tahun 2029 sekaligus memperkuat komitmen terhadap prinsip inklusivitas dalam penyelenggaraan Pemilu, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, didampingi Koordinator Subbagian Pengawasan Pemilu, menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Parmas dan Humas), serta Evaluasi Prioritas Nasional Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI tersebut berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada 19–21 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi forum nasional yang mempertemukan jajaran Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas dari seluruh Indonesia untuk mengevaluasi pelaksanaan pengawasan PDPB Semester I Tahun 2026 sekaligus menyusun strategi penguatan kelembagaan menghadapi tahapan Pemilu 2029. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah penyelarasan langkah dalam memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan inklusif sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta memperoleh penguatan materi dari sejumlah narasumber, di antaranya pegiat kepemiluan yang membawakan materi “Evaluasi dan Proyeksi PDPB untuk Kedaulatan Pemilih dalam Pemilu”. Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyampaikan materi mengenai “Sinergitas Digitalisasi Data Kependudukan dan Validasi Daftar Pemilih demi Mewujudkan Akurasi PDPB Semester I Tahun 2026”, yang menitikberatkan pada pentingnya integrasi data kependudukan dengan proses pemutakhiran daftar pemilih secara berkelanjutan.

Rapat

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, didampingi Koordinator Subbagian Pengawasan Pemilu, menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, serta Evaluasi Prioritas Nasional PDPB Semester I Tahun 2026, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (19/07/2026)

Moh. Fadjri Arsyad mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Bawaslu sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pengawasan data pemilih. Menurutnya, kualitas daftar pemilih sangat menentukan kualitas demokrasi sehingga pengawasan terhadap PDPB harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan merupakan bagian penting dalam menjaga hak konstitusional warga negara. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh penguatan sekaligus menyusun langkah-langkah strategis agar pengawasan data pemilih semakin akurat, inklusif, dan siap mendukung penyelenggaraan Pemilu Tahun 2029,” ujar Moh. Fadjri Arsyad.

Selain sesi penguatan materi, kegiatan juga diisi dengan pemaparan rekapitulasi hasil pengawasan PDPB Semester I Tahun 2026 oleh masing-masing provinsi. Selanjutnya, seluruh peserta bersama Bawaslu RI melakukan finalisasi rekapitulasi hasil pengawasan data pemilih berkelanjutan Semester I Tahun 2026, yang akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi nasional dan rencana tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pengawasan data pemilih di seluruh Indonesia menjelang tahapan Pemilu 2029.

Penulis: Fitri

Foto: Iswan

Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle