Pemberitaan Bawaslu harus Akurat: Fadjri beri penguatan
|
Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Fadjri Arsyad, tutup kegiatan pelatihan tata naskah dinas, kearsipan, serta pengelolaan kehumasan yang diadakan di Hotel Grand Q, Minggu (11/08/2024).
Dalam Sambutannya, Fadjri Arsyad menyoroti bahwa kualitas pemberitaan yang akurat dan terpercaya adalah kunci untuk meningkatkan kredibilitas lembaga. "Setiap pemberitaan harus akurat terkait data yang disampaikan dalam berita ," ujar Fadjri. Hal ini penting dalam penyajian informasi.
Fadjri juga menggarisbawahi pentingnya publikasi isu-isu terkait kinerja Bawaslu yang lebih intensif. "Isu-isu terkait kinerja Bawaslu harus lebih banyak dipublikasikan," tambahnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai fungsi dan pencapaian Bawaslu.
[caption id="attachment_9293" align="aligncenter" width="1280"]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad saat Menutup Kegiatan Pelatihan di Hotel Grand Q, Minggu (11/08/2024).[/caption]
Selain itu, ia menekankan perlunya peningkatan keterlibatan publik dalam pengawasan. "Keterlibatan publik dalam pengawasan harus ditingkatkan," jelasnya. Ini menunjukkan bahwa Bawaslu berkomitmen untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pengawasan pemilu.
Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat Bawaslu dalam pengelolaan kehumasan dan dokumentasi. Bawaslu dapat lebih efektif dalam menyampaikan informasi dan melibatkan masyarakat dalam tugas pengawasan.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad saat Menutup Kegiatan Pelatihan di Hotel Grand Q, Minggu (11/08/2024).[/caption]
Selain itu, ia menekankan perlunya peningkatan keterlibatan publik dalam pengawasan. "Keterlibatan publik dalam pengawasan harus ditingkatkan," jelasnya. Ini menunjukkan bahwa Bawaslu berkomitmen untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pengawasan pemilu.
Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat Bawaslu dalam pengelolaan kehumasan dan dokumentasi. Bawaslu dapat lebih efektif dalam menyampaikan informasi dan melibatkan masyarakat dalam tugas pengawasan.