Moh. Fadjri Arsyad Dorong Akselerasi Program Pengawasan dan Kehumasan Berbasis Kolaborasi
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menggelar rapat bersama jajaran Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas di ruang kerjanya, Senin (03/08/2026). Rapat yang dihadiri Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Ferdy Rus Modanggu, beserta jajaran tersebut membahas evaluasi pelaksanaan program kerja, penyelarasan pelaporan pengawasan, hingga penguatan strategi kehumasan dan pengawasan partisipatif sebagai tindak lanjut hasil Rapat Pleno Bawaslu Provinsi Gorontalo.
Dalam arahannya, Fadjri menegaskan pentingnya memastikan seluruh program kerja yang telah direncanakan sejak awal tahun dapat diselesaikan dan dipertanggungjawabkan dengan baik. Ia meminta seluruh jajaran kembali mengevaluasi capaian program sebagai bagian dari komitmen organisasi sebelum dilaporkan kepada Bawaslu RI. "Saya ingin mengroscek kembali komitmen kita, yakni mengevaluasi semua program yang akan kita laporkan ke Bawaslu RI. Program yang sudah kita sepakati sejak awal tahun 2026 harus dapat kita selesaikan dengan baik," tegas Fadjri.
Selain evaluasi program, Fadjri juga menyoroti tindak lanjut penyusunan matriks pelaporan pengawasan yang telah dibahas dalam rapat pleno. Menurutnya, matriks tersebut harus segera disampaikan kepada seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota sebagai pedoman penyusunan laporan yang seragam dan sesuai ketentuan. Untuk memastikan implementasinya berjalan optimal, Bawaslu Provinsi Gorontalo akan membentuk tim yang turun langsung ke daerah. "Tim yang dibentuk tidak hanya menyampaikan matriks, tetapi juga memastikan laporan yang disusun telah sesuai dengan pedoman. Jika masih terdapat ketidaksesuaian, maka tim berkewajiban melakukan penyesuaian agar laporan menjadi seragam," jelasnya.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, saat menggelar rapat bersama jajaran Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas di ruang kerjanya, Senin (03/08/2026)
Dalam bidang pencegahan, Fadjri mengungkapkan bahwa sepanjang Agustus 2026 Bawaslu Provinsi Gorontalo akan melaksanakan kampanye penguatan netralitas ASN melalui pemasangan poster dan stiker edukatif di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebelum pelaksanaan, Bawaslu akan menyampaikan surat kepada Gubernur Gorontalo sebagai bentuk koordinasi. Ia berharap materi sosialisasi yang disiapkan mampu menarik perhatian sekaligus mudah dipahami oleh masyarakat maupun aparatur sipil negara. Di sisi lain, ia juga membuka ruang bagi seluruh jajaran untuk memberikan masukan terhadap berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan.
Fadjri turut memberikan perhatian pada penguatan kehumasan dan partisipasi masyarakat. Ia meminta dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan kehumasan sebagai tolok ukur perkembangan publikasi dan penyebarluasan informasi kelembagaan. Selain itu, ia mendorong penjadwalan kembali Forum Warga melalui Apel Pengawasan yang beberapa bulan terakhir belum terlaksana dengan sasaran sekolah-sekolah minoritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemilu yang inklusif. Tidak hanya itu, Fadjri juga menginstruksikan peningkatan produktivitas podcast di lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota serta mendorong pembentukan komunitas digital yang melibatkan para konten kreator untuk memperluas jangkauan edukasi kepemiluan. "Saya berharap kita dapat menggandeng para konten kreator untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat melalui media digital sehingga informasi kepemiluan dapat menjangkau lebih banyak kalangan," pungkasnya.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif