Maksimalkan Pengawasan, Bawaslu Hadirkan Siwaskam
|
Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Kolaborasi Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi terus berlanjut. Dalam upaya memaksimalkan pengawasan masa kampanye Bawaslu kembali berinovasi melalui produk teranyarnya yang diberi nama dengan Siwaskan atau Sistem Pengawasan Kampanye. Kehadiran Siwaskam ini sebagaimana disampaikan Puadi selaku Koordinator divisi Penanganan Pelanggaran dan DATIN Bawaslu RI adalah untuk memudahkan pengawas Pemilu melakukan pengawasan dan sekaligus memudahkan juga untuk menilai jikalau didalam Pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye ditemukan adanya dugaan pelanggaran.
Dalam rangka untuk menyamakan persepsi dan memaksimalkan ketrampilan dalam pemanfaatan Siswaskan tersebut, maka Bawaslu RI kembali mengundang Kordinator Diviisi Penanganan Pelanggaran Provinsi, Kab/kota beserta Pejabat struktural yang mendukung pelaksanaan pengawasan di beberapa titik dibeberapa Provinsi.
Khusus Provinsi Gorontalo dilaksanakan di Kota Pahlawan Surabaya bersama dengan beberapa provinsi lainnya. Kegiatan kali ini dilaksanakan mulai tanggal 11 - 15 Desember. Sebagaimana disampaikan John Purba selaku pendamping pada kegiatan tersebut, bahwa dengan adanya kegiatan Siwaskam ini maka diharapkan tidak ada lagi kendala teknis dalam pengawasan sehingganya setiap akhir dari pengawasan, setiap jenjang sudah dengan mudah menentukan atau menemukan adanya dugaan pelanggaran. Oleh sebab itu John sangat berharap seluruh peserta dari Provinsi Gorontalo dapat mengikuti kegiatan kali ini dengan serius, dan dengan modal tersebut nantinya teman-teman semua dapat membagikan ilmu yang diperoleh kepada pengawas pemilu lainnya terlebih-lebih kepada Pengawas Pemilu di tingkat kecamatan dan Pengawas Desa dan Kelurahan.
John optimis dengan adanya kegiatan Siwaskam kali ini dapat meningkatkan kualitas pencegahan, pengawasan dan sekaligus maksimal juga dalam penanganan pelangaran. Karenanya akan dapat meningkatkan Profesionalitas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan seluruh pihak terhadap eksisntensi dan hasil pengawasan Pemilu.