John Tegaskan Pentingnya Inovasi Tepat dalam Pengawasan Pemilu
|
Pohuwato - Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, dalam sambutannya pada kegiatan Orientasi Teknis Pengawasan bagi Panwas Kecamatan dan Panwas Kelurahan/Desa, menekankan pentingnya penerapan inovasi yang tepat dalam pengawasan pemilu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Pohuwato pada Minggu, (07/07/2024) di Pohuwato, sebagai persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pasca putusan Mahkamah Konstitusi.
John menyampaikan bahwa inovasi tidak selalu baik atau buruk, namun harus diterapkan pada konteks yang tepat. "Inovasi itu tidak selamanya baik dan tidak selamanya tidak baik, ada ruang yang perlu dilakukan inovasi, ada ruang yang sudah sangat rigit sehingga inovasi tidak diperlukan lagi contohnya penanganan pelanggaran yang sudah dijelaskan detail di UU Pemilu, Perbawaslu, dan juknis penanganan pelanggaran," ujar John.
Mahkamah Konstitusi memberikan nasehat hukum kepada KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi terkait Dapil 6 Boalemo dan Pohuwato. Keputusan ini berawal dari putusan Mahkamah Agung pada tahun 2023 mengenai keterwakilan 30 persen perempuan. Dalam putusan tersebut, Mahkamah Agung menyerahkan kepada KPU RI untuk menindaklanjuti, tetapi KPU RI memutuskan untuk tidak merubah PKPU 10, meski keterwakilan perempuan di bawah 30 persen.
Mahkamah Konstitusi memberikan tiga nasehat hukum penting: pertama, Daftar Calon Tetap (DCT) harus dirubah dengan pembulatan ke atas sekurang-kurangnya 30 persen; kedua, PSU harus dilaksanakan paling lambat 45 hari setelah keputusan; ketiga, dilarang melakukan kampanye selama proses tersebut. KPU bertanggung jawab untuk menyiapkan logistik dan TPS.
Kasus serupa juga terjadi di Provinsi Lain, di mana PSU harus dilakukan di seluruh provinsi akibat perbedaan penafsiran status tersangka/terpidana. KPU menganggap calon DPD belum memenuhi syarat karena belum melewati lima tahun, namun Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa calon DPD tersebut memenuhi syarat, sehingga PSU perlu dilakukan di Provinsi tersebut.
Sebelum membuka kegiatan, John juga menekankan pentingnya aktualisasi diri bagi para peserta. "Teori kebutuhan paling atas yaitu aktualisasi. Saya berharap Panwas Kecamatan dan Panwas Desa dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan dapat mengaktualisasikan setelah selesai dari kegiatan orientasi teknis ini," tutup John.