John Hendri Purba Ikuti Technical Meeting dan Simulasi Moderator Debat Hukum Pemilu VI
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, mengikuti Technical Meeting dan simulasi moderator dalam rangka persiapan Tahapan Regional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026 di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan kompetisi debat yang mengusung tema “Penguatan Lembaga Bawaslu Dalam Penegakan Hukum Pemilu”. Pada kompetisi tahun ini, sebanyak 48 perguruan tinggi telah ditetapkan untuk mengikuti tahapan regional yang berlangsung pada 18–25 Agustus 2026.
John Hendri Purba yang merupakan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Gorontalo dipercaya menjadi salah satu moderator pada tahapan regional bersama jajaran Bawaslu RI dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam Technical Meeting dan simulasi tersebut, para moderator melakukan persiapan untuk memastikan pelaksanaan pertandingan debat dapat berjalan tertib dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Berdasarkan jadwal kegiatan Regional Timur, Technical Meeting moderator dan panitia dilaksanakan pada malam hari sebagai bagian dari agenda hari pertama tahapan regional.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, saat mengikuti Technical Meeting dan simulasi moderator dalam rangka persiapan Tahapan Regional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026 di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Selasa (18/8/2026)
“Technical Meeting dan simulasi ini penting untuk menyamakan pemahaman moderator mengenai mekanisme pelaksanaan debat. Moderator harus memahami alur pertandingan sehingga setiap sesi nantinya dapat berjalan tertib, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar John.
Menurut John, kesiapan moderator juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan kompetisi. Selain mengatur jalannya pertandingan, moderator harus mampu memastikan proses debat berlangsung secara terarah sehingga para peserta memperoleh ruang yang sama untuk menyampaikan argumentasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Melalui simulasi ini, kami mempersiapkan diri terhadap berbagai situasi yang mungkin muncul saat pertandingan. Harapannya, ketika tahapan regional dimulai, seluruh moderator sudah memiliki pemahaman yang sama dan dapat menjalankan tugas secara profesional,” tambahnya.
Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu merupakan wadah pembelajaran yang disiapkan Bawaslu dengan melibatkan civitas academica untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa sekaligus menumbuhkan semangat kritis, sportif, dan intelektual dalam penegakan hukum Pemilu. Program kompetisi tersebut telah dilaksanakan sejak 2019.
Penulis: Fitri
Editor: Syarif