Idris Usuli : Pengawas Adhoc Diminta Memegang 8 Prinsip Profesional Kerja
|
Boalemo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Fasilitasi, pembinaan, dan penguatan kelembagaan dalam rangka tata kelola sumber daya manusia dan keuangan merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan di suatu organisasi atau lembaga. Hal ini dapat dilakukan dengan mengimplementasikan berbagai strategi dan kebijakan yang mendukung pengelolaan yang baik dan berkelanjutan. Kata Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli saat mebuka kegiatan tersebut di Hotel Grand Amalia. Kamis, (22/06/2023).
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam fasilitasi dan pembinaan serta penguatan kelembagaan terkait tata kelola sumber daya manusia dan keuangan, terang Idris.
Pertama, lakukan analisis mendalam tentang kebutuhan organisasi dalam pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan. Identifikasi area yang membutuhkan perbaikan dan peningkatan.
Kedua, susun kebijakan dan prosedur yang jelas dan transparan terkait pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan. Pastikan kebijakan tersebut sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Ketiga, implementasikan sistem informasi manajemen yang terintegrasi untuk memantau dan mengelola sumber daya manusia dan keuangan dengan lebih efisien. Sistem ini dapat membantu dalam pelacakan data, analisis, dan pelaporan.
Keempat, berikan pelatihan dan pengembangan kepada staf terkait pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan. Dukung pengembangan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan tugas-tugas tersebut.
Kelima, tetapkan mekanisme pengawasan dan evaluasi yang teratur untuk memantau pelaksanaan kebijakan dan prosedur terkait pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan. Evaluasi ini dapat membantu mengidentifikasi kelemahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Keenam, tingkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan. Sediakan akses yang mudah terhadap informasi terkait dan libatkan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan yang berhubungan.
Ketujuh, libatkan semua jajaran dalam proses pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan. Dengan melibatkan mereka dalam proses ini, akan meningkatkan rasa memiliki dan komitmen terhadap tujuan organisasi.
Kedelapan, lakukan audit internal dan pemeriksaan terhadap pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan secara berkala. Audit ini dapat membantu mengidentifikasi kelemahan dan risiko serta memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Tutupnya

