Hadiri Evaluasi Publikasi dan Pemberitaan, Bawaslu Gorontalo Perkuat Strategi Komunikasi di Masa Non Tahapan
|
Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menghadiri kegiatan Evaluasi Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu pada Masa Non Tahapan Pemilu yang berlangsung di Hotel Harris Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengevaluasi sekaligus memperkuat strategi komunikasi publik Bawaslu, khususnya dalam pengelolaan media sosial dan pemberitaan pada masa non tahapan. Rabu (26/8/2026).
Kegiatan menghadirkan enam narasumber, yakni Jokhanan Kristiyono, Neneng Yanti Khozanatu Lahpan, Musruchah, Achsanul Minam, Agnes Swetta Pandia, dan Siti Khofifah, dengan bidang pembahasan komunikasi digital, antropologi dan budaya, kesetaraan, hukum, jurnalistik, serta komunikasi.
Pada sesi pertama, pembahasan mengenai publikasi media sosial menyoroti strategi komunikasi digital pada masa non tahapan, anatomi permasalahan konten digital kelembagaan, dan evaluasi kinerja media sosial. Selain itu, ditekankan pentingnya membangun komunikasi yang menempatkan masyarakat sebagai subjek sekaligus mitra, bukan sekadar objek, serta memastikan publikasi kelembagaan mengedepankan perspektif kesetaraan.
Kegiatan Evaluasi Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu pada Masa Non Tahapan Pemilu yang berlangsung di Hotel Harris Surabaya, Rabu (26/8/2026)
Selanjutnya, sesi kedua membahas pemberitaan Bawaslu dengan menitikberatkan pada aspek hukum dalam kebijakan publikasi dan pemberitaan, penyusunan judul yang mampu merepresentasikan substansi dan isu utama, serta evaluasi kualitas pemberitaan. Pemberitaan diharapkan tidak berhenti pada penyampaian aktivitas seremonial, tetapi mampu memberikan konteks, informasi yang bernilai, dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut memberikan pemahaman dan referensi dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik kelembagaan. Hasil evaluasi dan materi yang diperoleh diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas publikasi dan pemberitaan Bawaslu Provinsi Gorontalo agar lebih strategis, substantif, informatif, inklusif, dan mudah dipahami masyarakat.
Penulis/Foto: Adityo
Editor: Syarif