Hadiri DKT , Rahmad : Isu-isu krusial harus di identifikasi sebagai langkah Pengembangan Manajemen Resiko Pengawasan Pelaksanaan Pemilu
|
Mataram Nusa Tenggara Barat. Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Rahmad Mohi menghadiri Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Identifikasi Isu-isu Krusial Tahapan dan Non Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024. Bertempat di Hotel Aston Inn Mataram yang di Selenggarakan oleh Puslitbangdiklat Bawaslu RI selama tiga hari mulai tanggal 21 s.d 23 Maret 2022.
Kepada Humas Bawaslu Provinsi Gorontalo Rahmad menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka membahas tentang isu-isu krusial kepemiluan yang dilaksanakan oleh Puslitbangdiklat sebagai pengembangan kapasitas menajemen resiko pengawasan pemilu.
Rahmad menyampaikan bahwa acara tersebut dibuka oleh Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu RI Bapak Mochammad Afiffuddin. Dalam arahannya Pak Afif menyampaikan bahwa Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu adalah tempat pengembangan kapasitas manajemen resiko pengawasan pemilu, Pak Afif juga berharap serangkaian hasil analisa kebijakan strategis oleh Puslitbangdiklat Bawaslu dapat menjadi bahan pertimbangan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyiapkan langkah antisipatif atas potensi kerawanan pemilu.
Rahmad menambahkan bahwa hasil dari kegiatan DKT tersebut melahirkan rekomendasi yang akan dijadikan salah satu pertimbangan dalam penyusunan pemetaan kebijakan strategis dalam menghadapi tahapan pelaksanaan Pemilu 2024.

Rahmad menambahkan bahwa hasil dari kegiatan DKT tersebut melahirkan rekomendasi yang akan dijadikan salah satu pertimbangan dalam penyusunan pemetaan kebijakan strategis dalam menghadapi tahapan pelaksanaan Pemilu 2024.
