Fadjri Sampaikan Identifikasi Kerawanan Pasca Penetapan DPS dalam Rapat Evaluasi
|
Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, sampaikan identifikasi kerawanan pasca penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam Pilkada 2024. Hal ini dipaparkan Fadjri saat menjadi narasumber dalam Rapat Evaluasi Tanggapan Masyarakat terhadap DPS yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Gorontalo di Ocean Resto dan Resort Kota Gorontalo, pada Jumat (30/08/2024).
Dalam kegiatan tersebut, Moh. Fadjri Arsyad menekankan perlunya langkah proaktif dari KPU untuk menindaklanjuti saran perbaikan yang telah disampaikan oleh Bawaslu. "Kami berharap KPU dapat segera menindaklanjut saran perbaikan yang telah kami sampaikan, guna memastikan bahwa proses pemutakhiran data pemilih berjalan dengan transparan dan akurat," ujar Fadjri.
Selain itu, ia juga menyoroti potensi kerawanan yang dapat muncul setelah penetapan DPS, seperti adanya pemilih ganda atau pemilih yang tidak memenuhi syarat. Menurutnya, KPU perlu lebih waspada dan melakukan verifikasi yang lebih mendalam untuk meminimalisir masalah tersebut.
[caption id="attachment_9603" align="aligncenter" width="1600"]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad saat menjadi Narasumber pada Rapat Evaluasi Tanggapan Masyarakat terhadap DPS yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Gorontalo di Ocean Resto dan Resort Kota Gorontalo, pada Jumat (30/08/2024).[/caption]
Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membahas isu-isu yang muncul selama proses pemutakhiran data pemilih. Dengan evaluasi yang komprehensif, diharapkan proses pemilihan pada tahun 2024 dapat berlangsung dengan lebih baik.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Bawaslu dan KPU dalam menjaga integritas dan kredibilitas penyelenggaraan Pilkada, serta memastikan hak pilih Warga Negara terlindungi secara optimal.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad saat menjadi Narasumber pada Rapat Evaluasi Tanggapan Masyarakat terhadap DPS yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Gorontalo di Ocean Resto dan Resort Kota Gorontalo, pada Jumat (30/08/2024).[/caption]
Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membahas isu-isu yang muncul selama proses pemutakhiran data pemilih. Dengan evaluasi yang komprehensif, diharapkan proses pemilihan pada tahun 2024 dapat berlangsung dengan lebih baik.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Bawaslu dan KPU dalam menjaga integritas dan kredibilitas penyelenggaraan Pilkada, serta memastikan hak pilih Warga Negara terlindungi secara optimal.