Efisiensi Bukan Hambatan: Lismawy Ibrahim Minta Jajaran Bawaslu Tetap Produktif dan Inovatif
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim, menegaskan komitmen penguatan kelembagaan melalui optimalisasi program dan inovasi non-budgeting dalam rapat koordinasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo yang digelar secara daring, Senin (19/01/2026). Penegasan tersebut disampaikan sebagai respons atas kebutuhan penyesuaian program daerah dengan arah kebijakan Bawaslu Provinsi di tengah masa non tahapan Pemilu.
Dalam rapat yang diikuti jajaran pimpinan dan staf teknis dari seluruh kabupaten/kota, Lismawy menyampaikan bahwa Bawaslu Provinsi akan segera mendistribusikan program kerja yang telah disusun sebagai acuan bersama. “Sesuai yang telah disampaikan teman-teman bahwa ada yang menyesuaikan dengan Program Bawaslu Provinsi Gorontalo maka kami akan mengirimkan program yang telah kami susun,” ujar Lismawy.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya konsolidasi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga kesinambungan fungsi pengawasan. Menurutnya, langkah awal yang akan ditempuh adalah koordinasi pelaksanaan kegiatan sekaligus penyampaian bahwa agenda tersebut tidak membebani anggaran. “Terkait konsolidasi dengan stakeholder kami akan mengawali dengan koordinasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi dalam rangka penguatan kelembagaan tersebut merupakan kegiatan non-budgeting,” jelasnya.
Lismawy Ibrahim saat memberikan penyampaian dalam Rapat Koordinasi Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat (SDMOD) bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Senin (19/01/2026)
Meski berada dalam situasi efisiensi anggaran, Lismawy meminta seluruh jajaran tetap proaktif dan kreatif dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat. Ia menilai masa non tahapan justru menjadi ruang strategis untuk memperkuat kepercayaan publik melalui pendekatan inovatif. “Sekalipun kita dalam efisiensi anggaran, namun saya berharap kita bisa maksimalkan inovasi-inovasi non-budgeting,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa publik perlu melihat Bawaslu tetap bekerja dan hadir memberi manfaat meskipun tidak sedang dalam tahapan Pemilu. “Kita harus menunjukkan kepada publik bahwa Bawaslu dalam masa non tahapan tetap memiliki kegiatan yang bisa bermanfaat untuk publik,” tutup Lismawy dalam rapat yang berlangsung interaktif tersebut.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif