Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Program 2026, Idris Usuli Tekankan Sinergi dan Optimalisasi Program Non-Budgeting

Rakor

Idris Usuli, saat menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Selasa (13/01/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menekankan pentingnya sinergi perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan Tahun Anggaran 2026 antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo dengan agenda Pembahasan Program Kegiatan Bawaslu Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Selasa (13/01/2026).

Dalam arahannya, Idris menjelaskan bahwa rancangan kegiatan tahun 2026 disusun dengan berangkat dari evaluasi kerja-kerja pengawasan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja sekaligus mempertahankan berbagai penghargaan yang telah diraih. “Rancangan kegiatan yang sudah kita laksanakan tahun ini berdasarkan kerja-kerja kita pada tahun kemarin untuk bagaimana kita menambah dan mempertahankan penghargaan yang telah kita dapatkan, dengan tetap mengoptimalkan kegiatan non bugdeting,” ujar Idris Usuli.

Rakor

Idris Usuli, saat menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Selasa (13/01/2026)

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam sejumlah program strategis. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Menurut Idris, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong keterbukaan informasi publik di daerah. “Ada beberapa kegiatan yang akan kita kolaborasikan dengan Kabupaten/Kota, salah satunya terkait PPID, kami berupaya bisa dilakukan penilaian oleh KIP terhadap keterbukaan informasi di tingkat Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Selain itu, Idris turut menekankan pengembangan program internal yang bersifat berkelanjutan, seperti kegiatan Jumat Sehati. Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya difokuskan pada aktivitas olahraga semata. “Terkait Jumat Sehati, tidak hanya olahraga akan tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan lain yang mendukung kebersamaan dan kesehatan organisasi,” ungkap Idris.

Rakor

Rapat Koordinasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Selasa (13/01/2026)

Lebih lanjut, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas pemilu juga menjadi prioritas dalam perencanaan program 2026. Idris menyampaikan bahwa bimbingan teknis akan terus digelar secara terstruktur untuk jajaran di daerah. “Terkait bimtek, ini dalam rangka peningkatan kapasitas pengawas pemilu di tingkat Kabupaten/Kota agar kualitas pengawasan ke depan semakin profesional dan berintegritas,” pungkasnya.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle