Bawaslu RI Luncurkan 'Bawaslu Ngampus' untuk Tingkatkan Partisipasi Mahasiswa dalam Pemilu 2024
|
Bawaslu Republik Indonesia menggelar acara kick-off "Bawaslu Ngampus" di Kompleks Islamic Centre, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada Senin (05/08/2024). Acara ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bawaslu RI pada pukul 13.00 WIB. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan partisipasi mahasiswa dalam pengawasan Pemilu Serentak 2024.
Menurut Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, program Bawaslu Ngampus dirancang untuk memberikan pendidikan kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengawasan pemilu dan peran Bawaslu dalam menjaga integritas proses demokrasi. "Ini juga mencakup penyampaian informasi mengenai peraturan dan regulasi pemilu," jelas Fadjri Arsyad. Dia menekankan bahwa pemahaman yang baik tentang proses dan aturan pemilu sangat penting untuk memastikan pelaksanaan demokrasi yang jujur dan adil.
Kick-off ini merupakan titik awal yang akan dilanjutkan oleh Bawaslu di tingkat provinsi dan kabupaten/kota secara berjenjang. "Di Gorontalo sendiri, kami sudah mengajukan beberapa perguruan tinggi ke Bawaslu RI yang nantinya akan menjadi tempat diselenggarakannya Bawaslu Ngampus di provinsi Gorontalo," tambah Fadjri Arsyad. Upaya ini menunjukkan komitmen Bawaslu untuk menjangkau mahasiswa di berbagai daerah guna meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya pengawasan pemilu.
Selain memberikan pendidikan, Bawaslu Ngampus juga bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam pengawasan pemilu. Mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai pemantau independen atau bergabung dengan organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada demokrasi dan pemilu. Dengan partisipasi aktif ini, diharapkan mahasiswa dapat berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang lebih transparan dan berintegritas.
Sebanyak 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia akan menjadi titik pelaksanaan sosialisasi secara nasional. Selain itu, Bawaslu juga berupaya membangun kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi untuk menciptakan program dan kegiatan yang dapat memperkuat pengawasan pemilu, termasuk penyelenggaraan seminar, diskusi, dan lokakarya. Melalui inisiatif ini, Bawaslu berharap dapat membangun kesadaran akan pentingnya demokrasi yang sehat dan berintegritas, terutama di kalangan generasi muda.