Bawaslu Provinsi Gorontalo Teguhkan Semangat Kebangsaan Lewat Lagu Nasional di Tengah Rakor
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Bawaslu Provinsi Gorontalo memperdengarkan dan menyanyikan lagu nasional pada Selasa (13/01/2026) bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Edaran Bawaslu Republik Indonesia tentang kewajiban memperdengarkan dan menyanyikan lagu nasional setiap hari Selasa dan Jum'at.
Pemutaran dan penyanyian lagu nasional kali ini dilakukan di sela-sela rapat koordinasi yang digelar secara hybrid, yakni tatap muka bagi jajaran Bawaslu Provinsi Gorontalo dan secara daring melalui Zoom Meeting bagi jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota. Momentum rapat dimanfaatkan sebagai sarana pelaksanaan edaran secara serentak oleh seluruh jajaran.
Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, bersama Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Lismawy Ibrahim, Moh. Fadjri Arsyad, John Hendri Purba, dan Wahyudin Akili, tampak kompak menyanyikan lagu nasional tersebut. Kegiatan ini turut diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, serta seluruh jajaran sekretariat.
Bawaslu Provinsi Gorontalo saat memperdengarkan dan menyanyikan lagu nasional pada Selasa (13/01/2026), di sela-sela Rakor di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo
Idris Usuli menegaskan bahwa pelaksanaan edaran tersebut merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja. “Menyanyikan lagu nasional bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh jajaran akan tanggung jawab kebangsaan dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun biasanya kegiatan ini dilakukan di tempat kerja masing-masing, pelaksanaan secara bersama-sama dalam forum rapat koordinasi justru memperkuat rasa kebersamaan dan soliditas kelembagaan. “Dengan semangat nasionalisme yang sama, kami berharap seluruh jajaran Bawaslu se-Provinsi Gorontalo semakin solid dan profesional dalam menjaga demokrasi,” pungkasnya.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif