Bawaslu Provinsi Gorontalo Sampaikan Laporan Monitoring Kinerja Triwulan I dan II di Biro Perencanaan Bawaslu RI
|
Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyampaikan laporan monitoring kinerja triwulan I dan II pada acara yang digelar di Biro Perencanaan Bawaslu RI pada Kamis, (22/08/2024). Laporan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan pengawasan pemilu berjalan efektif dan efisien di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo.
Dalam penyampaiannya, Idris Usuli menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap capaian kinerja, khususnya dalam konteks persiapan menjelang pemilihan umum. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, serta memastikan bahwa setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
[caption id="attachment_9435" align="aligncenter" width="1000"]
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyampaikan laporan monitoring kinerja triwulan I dan II pada acara yang digelar di Biro Perencanaan Bawaslu RI, Kamis (22/08/2024).[/caption]
Dengan adanya laporan ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai lembaga pengawas pemilu. Evaluasi kinerja yang dilakukan secara rutin juga diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan strategis ke depan.
Laporan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bawaslu pusat dan daerah, serta menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pengawasan di seluruh tingkatan pemilu.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyampaikan laporan monitoring kinerja triwulan I dan II pada acara yang digelar di Biro Perencanaan Bawaslu RI, Kamis (22/08/2024).[/caption]
Dengan adanya laporan ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai lembaga pengawas pemilu. Evaluasi kinerja yang dilakukan secara rutin juga diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan strategis ke depan.
Laporan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bawaslu pusat dan daerah, serta menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pengawasan di seluruh tingkatan pemilu.