Bawaslu Provinsi Gorontalo Gandeng Organisasi Mahasiswa untuk Tingkatkan Pengawasan Partisipatif
|
Gorontalo — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo mengambil langkah strategis dengan menandatangani Nota Kesepahaman bersama sejumlah organisasi mahasiswa di Gorontalo, Sabtu, (24/08/2024). Penandatanganan ini melibatkan Badko HMI SulutGo, DPD GMNI Gorontalo, KAMMI Daerah Gorontalo, KMHDI Gorontalo, GMKI Gorontalo, LMND Gorontalo, DPC PERMAHI Gorontalo, dan PERADAH Indonesia Gorontalo.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat, khususnya dari kalangan mahasiswa, dalam proses pemilihan yang akan datang. Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap dengan terlibatnya berbagai organisasi mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat serta membantu mengawasi jalannya pemilihan serentak 2024.
[caption id="attachment_9472" align="aligncenter" width="1599"]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama beberapa Organisasi Mahasiswa pada saat penandatanganan Nota Kesepahaman, Sabtu (24/08/2024)[/caption]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk meminimalisir serta mencegah pelanggaran-pelanggaran pemilihan. “Kerja sama ini sangat penting dalam rangka meminimalisir serta mencegah Pelanggaran-Pelanggaran Pemilihan mendatang,†ujar Fadjri dalam sambutannya.
Penandatanganan ini dianggap sebagai salah satu langkah yang strategis dalam memperkuat pengawasan pemilihan di Gorontalo, terutama di kalangan pemilih muda. Dengan adanya dukungan dari organisasi mahasiswa, Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap dapat menciptakan pemilihan yang lebih bersih dan partisipatif.
Organisasi mahasiswa yang terlibat diharapkan dapat mendukung upaya Bawaslu dalam menjaga integritas pemilihan Serentak 2024.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama beberapa Organisasi Mahasiswa pada saat penandatanganan Nota Kesepahaman, Sabtu (24/08/2024)[/caption]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk meminimalisir serta mencegah pelanggaran-pelanggaran pemilihan. “Kerja sama ini sangat penting dalam rangka meminimalisir serta mencegah Pelanggaran-Pelanggaran Pemilihan mendatang,†ujar Fadjri dalam sambutannya.
Penandatanganan ini dianggap sebagai salah satu langkah yang strategis dalam memperkuat pengawasan pemilihan di Gorontalo, terutama di kalangan pemilih muda. Dengan adanya dukungan dari organisasi mahasiswa, Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap dapat menciptakan pemilihan yang lebih bersih dan partisipatif.
Organisasi mahasiswa yang terlibat diharapkan dapat mendukung upaya Bawaslu dalam menjaga integritas pemilihan Serentak 2024.