Lompat ke isi utama

Berita

Tim Seleksi "Gelar" Tes Psikologi, Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Kembali Berkurang

Tim Seleksi "Gelar" Tes Psikologi, Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Kembali Berkurang

Bawaslu-Gorontaloprov/Timsel. Setelah menggelar pelaksanaan Ujian Tertulis berbasis Komputer (CAT), Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo terus maksimalkan proses pelaksanaan perekrutan Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo periode 2017-2022.

Bertempat di Aula Bhayangkari Polda Gorontalo, kamis, (10/8) sebanyak 44 dari 45 Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo kembali mengikuti tahapan pelaksanaan seleksi oleh Tim seleksi dengan proses Tes Psikologi Tahap I, yang dimulai pada pukul 08.00 wita.

Pelaksanaan Ujian Tes Psikologi bagi calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo tersebut, peserta diharapkan dapat menyelesaikan  pertanyaan dalam bentuk pertanyaan psikotest sebanyak kurang lebih 560 pertanyaan dengan waktu kurang lebih selama 90 menit, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi psikologi dan  karakter calon Anggota Bawaslu Provinsi.

Hal ini mengingat bahwa fungsi dan tugas Bawaslu adalah merupakan lembaga yang akan senantiasa berinteraksi dengan permasalahan-permasalahan politik yang membutuhkan proses pengambilan keputusan dan kebijakan terkait masalah pemilihan baik pilkada, pileg maupun pilpres, sehingga membutuhkan individu personil  yang mampu bekerja professional dan bertenggung tanggung jawab serta mempunyai integritas yang tinggi.

Pelaksanaan uji Tes Psikologi Tahap I bagi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo menghadirkan Narasumber Tim Kedokteran Polda Gorontalo yang diwakili oleh Kabid Dokkes Polda Gorontalo AKBP Drg. Waloejo Nugroho.Sp.Pros dan Dr. Anita E. Dundu, Sp.,Kj  Spesialis Ahli Jiwa Polda Gorontalo.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Zamroni Abdussamad, SH, MH melalui sekretaris Dra. Lailany Yahya, M.Si mengungkapkan, tes psikologi merupakan ujian tahapan lanjutan bagi calon anggota bawaslu Provinsi Gorontalo periode 2017-2022.

“Jadi, ini merupakan tes lanjutan setelah calon anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo mengikuti ujian tertulis dengan menggunakan system computer atau Computer Assited Tes (CAT). Ujian ini akan berlangsung selama 2 hari. Yang mana, hari pertama tentang tes kejiwaan dan hari ke dua tes kesehatan jasmani,” tutur Lailany.

Ia menambahkan, setelah ujian psikologi pihaknya akan mengakumulasi nilai keseluruhan, untuk menentukan 12 nama calon Bawaslu Provinsi Gorontalo. Dan ke 12 nama calon tersebut, kembali akan mengikuti lagi tes psikologi tahap II dan wawancara. Setelah itu, pihaknya kembali akan menjaring lagi 6 nama calon. Ke 6 calon tersebut akan disodorkan ke pihak Bawaslu RI yang selanjutnya akan menentukan 3 nama calon Bawaslu Provinsi Gorontalo. Dan yang tentunya ke 6 calon tersebut akan mengikuti lagi uji kelayakan di Bawaslu RI.

“Pada intinya tahapan-tahapan ini guna menjaring calon-calon bawaslu yang berintegritas.

Selanjutnya, berdasarkan informasi Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, sampai dengan pelaksanaan Uji Tes Psikologis, terdapat calon yang tidak melanjutkan proses seleksi sehingga gugur dengan sendirinya. Berdasarkan hasil pantauan pada pelaksanaan ujian oleh tim seleksi, sebanyak 4 orang dari 48 orang calon Anggota Bawaslu Provinsi  yang tidak dapat melanjutkan seleksi tanpa memberikan alasan dan konfirmasi ke panitia seleksi, yakni 3 orang tidak mengikuti ujian tertulis CAT ditambah 1 orang pada pelaksanaan tes Psikologis Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Periode 2017-2022. (ARS).

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle