Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Idris Usuli Ajak Mahasiswa UNG Jadi Pengawas Partisipatif

Idris Usuli

Idris Usuli dalam Kuliah Tematik Konsultasi Konsolidasi Demokrasi bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (13/04/2026)

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam memperkuat pengawasan partisipatif pada Pemilu dan Pemilihan mendatang. Hal itu disampaikannya dalam Kuliah Tematik Konsultasi Konsolidasi Demokrasi bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (13/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Idris Usuli mengungkapkan bahwa kerja sama antara Bawaslu dan Universitas Negeri Gorontalo sejatinya telah terjalin sejak tahapan pemilu sebelumnya. “Bawaslu sudah ada kerja sama dengan UNG. Bentuk kerja sama yang sudah terjalin, yakni pada tahapan pemilu kemarin ada teman-teman yang melakukan KKN di desa ikut melaksanakan pengawasan di masing-masing desa tempat mereka,” ungkap Idris Usuli.

Ia menekankan bahwa kegiatan kuliah tematik ini tidak boleh berhenti sebatas forum diskusi semata, melainkan harus berlanjut pada aksi nyata mahasiswa dalam pengawasan partisipatif. “Kegiatan yang dilaksanakan ini tidak hanya selesai dalam diskusi hari ini, tetapi bisa berkontribusi juga menjadi pengawas partisipatif,” tegas Idris Usuli di hadapan para peserta.

Konsolidasi Demokrasi

Kuliah Tematik Konsultasi Konsolidasi Demokrasi bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (13/04/2026)

Lebih lanjut, Idris Usuli berharap berbagai masukan yang muncul dari mahasiswa dalam forum tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi lembaga. “Kami berharap ada informasi-informasi yang disampaikan hari ini yang akan menjadi catatan-catatan untuk bahan rujukan kami dalam perbaikan lembaga Bawaslu dalam pelaksanaan pemilu dan pemilihan ke depan,” ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan kolaborasi, Bawaslu Provinsi Gorontalo juga berencana memperluas kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial UNG melalui penandatanganan nota kesepahaman. “Setelah pelaksanaan kegiatan ini kami akan melakukan MoU dengan Fakultas Ilmu Sosial dalam rangka meningkatkan kerja sama kita. Harapan kami semoga bisa menghasilkan kerja sama yang lain,” tambah Idris Usuli.

Di akhir penyampaiannya, Idris Usuli juga menyinggung perjalanan Bawaslu yang kini telah memasuki usia ke-18 tahun. Ia mengajak mahasiswa untuk terlibat lebih aktif, termasuk menjadi narasumber dalam program komunikasi publik lembaga. “Bawaslu juga sudah memasuki usia 18 tahun. Kami harap dari mahasiswa yang hadir bisa menjadi narasumber dalam podcast kami,” pungkas Idris Usuli.

Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle