Perkuat Dampak Pencegahan, Moh. Fadjri Arsyad Dorong Bawaslu Kabupaten Gorontalo Perluas Gerakan Partisipatif
|
Kabupaten Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Moh. Fadjri Arsyad, melaksanakan Supervisi dan Monitoring Evaluasi Kegiatan Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Triwulan III di Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Senin (02/11/2026). Kegiatan tersebut diterima oleh jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kabupaten Gorontalo sebagai bagian dari upaya mengevaluasi capaian program sekaligus memperkuat strategi pencegahan dan pengawasan partisipatif di tingkat daerah.
Dalam pelaksanaan supervisi, Moh. Fadjri Arsyad memaparkan hasil evaluasi aktivitas pencegahan selama periode 1 Januari hingga 5 Oktober 2026. Evaluasi tersebut menjadi gambaran pelaksanaan berbagai kegiatan pencegahan yang telah dilakukan sekaligus bahan untuk mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan. Ia menekankan bahwa kegiatan penguatan kelembagaan harus senantiasa dilaksanakan sebagai bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program pencegahan dan meningkatkan kapasitas jajaran pengawas pemilu.
Lebih lanjut, Fadjri mendorong Bawaslu Kabupaten Gorontalo agar mampu merancang kegiatan pencegahan dan partisipasi masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi publik sebagai sasaran kegiatan. Menurutnya, setiap kegiatan perlu didesain secara terarah dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, sehingga pesan-pesan pencegahan dapat tersampaikan secara efektif serta mampu mendorong tumbuhnya kesadaran dan keterlibatan publik dalam pengawasan pemilu.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Moh. Fadjri Arsyad, saat melaksanakan Supervisi dan Monitoring Evaluasi Kegiatan Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Triwulan III di Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Senin (02/11/2026)
Pada aspek penguatan partisipasi masyarakat, Fadjri juga mendorong jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk mengoptimalkan peran alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) melalui pembentukan komunitas. Keberadaan komunitas alumni P2P diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi, pertukaran informasi, dan pengembangan kegiatan pengawasan partisipatif yang berkelanjutan. Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan aktivitas partisipasi masyarakat pada berbagai tingkatan dan bentuk pengembangan agar jangkauan edukasi serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu semakin luas.
Melalui kegiatan supervisi dan monitoring evaluasi ini, Fadjri berharap Bawaslu Kabupaten Gorontalo dapat terus memperkuat inovasi dan efektivitas pelaksanaan program pencegahan serta partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun kegiatan yang lebih strategis, terukur, dan berdampak langsung kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Bawaslu dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun pengawasan pemilu yang partisipatif dan berkelanjutan.
Penulis: Fitri
Foto: Rifky
Editor: Syarif