Pembinaan di Boalemo, Fadjri Arsyad Tekankan Nilai Integritas dan Tanggung Jawab
|
Boalemo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, memberikan arahan dalam pelaksanaan apel pagi yang dilaksanakan di Kabupaten Boalemo, Senin (28/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan terhadap Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, yang bertujuan memperkuat kinerja, soliditas, dan komitmen kelembagaan.
Dalam arahannya, Fadjri menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam membangun integritas dan profesionalitas kerja. Menurutnya, kedisiplinan bukan hanya sekadar hadir tepat waktu, tetapi juga cerminan tanggung jawab moral dan etika dalam menjalankan tugas sebagai pengawas pemilu.
Ia juga mendorong adanya inovasi kelembagaan melalui kegiatan non-budgeting, seperti pendidikan politik dan penguatan nilai-nilai demokrasi kepada pemilih pemula di tingkat SMA dan SMK. Fadjri menilai, program semacam ini adalah bentuk nyata kehadiran Bawaslu di tengah masyarakat dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini.
[caption id="attachment_11972" align="aligncenter" width="1600"]
Fadjri Arsyad saat memimpin Apel d Bawaslu Boalemo, Senin (28/07/2025)[/caption]
Lebih lanjut, Fadjri mengingatkan pentingnya optimalisasi pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Menurutnya, PDPB merupakan program strategis yang menjadi ruang bagi Bawaslu untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam memastikan hak pilih warga tetap akurat, mutakhir, dan terlindungi secara adil.
Menjelang akhir arahannya, Moh. Fadjri Arsyad menitipkan harapan agar seluruh jajaran Bawaslu terus menumbuhkan semangat pengabdian yang tulus, bekerja dengan hati, dan menjaga nilai-nilai kebersamaan. Ia meyakini bahwa kolaborasi yang dilandasi integritas dan rasa tanggung jawab akan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang berkualitas dan dipercaya oleh publik.
Fadjri Arsyad saat memimpin Apel d Bawaslu Boalemo, Senin (28/07/2025)[/caption]
Lebih lanjut, Fadjri mengingatkan pentingnya optimalisasi pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Menurutnya, PDPB merupakan program strategis yang menjadi ruang bagi Bawaslu untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam memastikan hak pilih warga tetap akurat, mutakhir, dan terlindungi secara adil.
Menjelang akhir arahannya, Moh. Fadjri Arsyad menitipkan harapan agar seluruh jajaran Bawaslu terus menumbuhkan semangat pengabdian yang tulus, bekerja dengan hati, dan menjaga nilai-nilai kebersamaan. Ia meyakini bahwa kolaborasi yang dilandasi integritas dan rasa tanggung jawab akan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang berkualitas dan dipercaya oleh publik.