Orientasi PPPK Bawaslu se-Provinsi Gorontalo Resmi Ditutup, Peserta Didorong Implementasikan Ilmu dalam Tugas
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Bawaslu Provinsi Gorontalo resmi menutup rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo yang telah berlangsung selama delapan hari. Penutupan kegiatan dilaksanakan secara luring di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo bagi peserta PPPK Bawaslu Provinsi Gorontalo, sementara peserta dari Bawaslu Kabupaten/Kota mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan penutupan dipimpin oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Lismawy Ibrahim. Turut hadir Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo Arya Mega Natalady Sumbayak, Kepala Bagian Administrasi Admira Wantogia, serta jajaran pejabat dan seluruh peserta orientasi dari Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Lismawy Ibrahim menyampaikan bahwa orientasi merupakan langkah awal dalam membentuk aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas sesuai nilai-nilai dasar ASN. Ia berharap seluruh materi yang telah diterima selama delapan hari pelaksanaan orientasi tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Bawaslu.
Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, Rabu (15/7/2026)
"Orientasi ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan sebagai ASN Bawaslu. Jadikan setiap ilmu, pengalaman, dan nilai yang diperoleh selama orientasi sebagai pedoman dalam bekerja, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga integritas dan nama baik lembaga," ujar Lismawy.
Ia juga mengapresiasi komitmen seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian orientasi dengan baik, baik secara luring maupun daring. Menurutnya, semangat belajar dan kedisiplinan yang ditunjukkan selama kegiatan menjadi modal penting dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui penutupan orientasi ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap seluruh PPPK mampu mengimplementasikan nilai-nilai ASN, meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu. Dengan bekal yang diperoleh selama orientasi, para PPPK diharapkan menjadi sumber daya manusia yang adaptif, akuntabel, dan siap memperkuat kelembagaan Bawaslu di Provinsi Gorontalo.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif