Moh. Fadjri Arsyad Pastikan Akurasi Data Pemilih melalui Uji Petik PDPB
|
Bone Bolango, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, melaksanakan monitoring dan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di Kabupaten Bone Bolango, Rabu (09/09/2026). Dalam kegiatan tersebut, Fadjri didampingi jajaran Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rahmad Mohi dan Mustika Hidayat Al. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan data pemilih yang dimutakhirkan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
Uji petik diawali di Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Rabu (09/09/2026)
Uji petik diawali di Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, dengan melakukan pencermatan terhadap sejumlah data pemilih yang berpotensi mengalami perubahan. Pencermatan meliputi pemilih yang telah meninggal dunia, berpindah domisili, menjadi anggota TNI/Polri, belum terdaftar sebagai pemilih, serta pemilih dengan alamat yang tidak ditemukan. Hasil uji petik menjadi bahan pengawasan untuk memastikan setiap perubahan data dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Fadjri menegaskan bahwa pengawasan PDPB tidak cukup hanya dilakukan melalui pemeriksaan administratif, tetapi juga perlu diperkuat dengan verifikasi langsung di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa data yang tercatat benar-benar menggambarkan kondisi pemilih di lapangan. Setiap hasil uji petik akan kami cermati dan tindak lanjuti sesuai ketentuan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas data pemilih,” jelas Fadjri.
Setelah melakukan uji petik di Desa Iloheluma, Fadjri bersama tim melanjutkan monitoring ke Desa Dutohe, Kecamatan Kabila. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Provinsi Gorontalo memperkuat pengawasan PDPB melalui verifikasi lapangan dan koordinasi dengan pemerintah desa, sehingga data pemilih yang dihasilkan tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis/Foto : Adityo
Editor: Syarif