Lompat ke isi utama

Berita

Moh. Fadjri Arsyad Dorong Inovasi dan Perkuat Pengawasan Partisipatif

Moh. Fadjri Arsyad Dorong Inovasi dan Perkuat Pengawasan Partisipatif
Pohuwato – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh Fadjri Arsyad, menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan lembaga pengawas pemilu. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum Bersama Mitra Kerja yang digelar Bawaslu Kabupaten Pohuwato di Villa Kencana, Sabtu (30/08/2025).   Menurut Fadjri, lembaga pengawas pemilu tidak cukup hanya dijalankan dengan pengetahuan teknis yang dimiliki, melainkan membutuhkan terobosan baru agar lebih adaptif terhadap tantangan demokrasi. “Lembaga Bawaslu tidak cukup dikelola hanya dengan pengetahuan yang kita miliki, tetapi diperlukan inovasi dan kreativitas,” tegasnya.   Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu sangat ditentukan oleh keterlibatan masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat menjadi bagian penting dari upaya membangun pengawasan partisipatif yang efektif. “Masyarakat dalam tugas-tugas pengawasan sangat memegang peran penting keberhasilan pengawasan partisipatif,” ujar Fadjri. [caption id="attachment_12569" align="aligncenter" width="1440"] Moh Fadjri Arsyad saat membawakan materi pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum Bersama Mitra Kerja yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Pohuwato di Villa Kencana, Sabtu (30/08/2025).[/caption] Lebih lanjut, Fadjri menjelaskan bahwa kinerja Bawaslu tidak bisa hanya diukur dari banyaknya laporan maupun temuan pelanggaran yang ditangani, melainkan pada sejauh mana lembaga pengawas dapat melakukan pencegahan dini. “Keberhasilan kinerja Bawaslu bukan diukur pada seberapa besar atau banyaknya temuan maupun laporan yang diproses, namun seberapa besar laporan dan temuan yang dicegah,” jelasnya.   Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong pentingnya memperluas ruang sosialisasi, baik dari sisi regulasi maupun metode pengawasan. Forum warga disebut sebagai salah satu wadah strategis untuk melibatkan mitra kerja dan memperkuat pengawasan berbasis partisipasi masyarakat. “Dibutuhkan juga sosialisasi baik dari segi regulasi maupun metode pembentukan. Forum warga merupakan wadah Bawaslu untuk melibatkan mitra kerja dalam peningkatan pengawasan partisipatif,” tambahnya.       Penulis: Fitri, Foto:Humas Bws Pohuwato Editor: Fitri/Syarif
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle