Menuju Kompetisi Debat Penegakan Hukum yang Profesional, John Hendri Purba Ikuti Technical Meeting Regional
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba mengikuti Technical Meeting Moderator dan Pengawas Pertandingan Tahapan Regional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (06/08/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Teknis Bawaslu RI, Yusti Erlina, sebagai bagian dari pemantapan kesiapan moderator dan pengawas pertandingan sebelum pelaksanaan kompetisi debat tingkat regional.
Dalam arahannya, Yusti Erlina menegaskan bahwa meningkatnya antusiasme mahasiswa dalam mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu menjadi indikator positif yang harus direspons dengan penyelenggaraan yang semakin profesional. Menurutnya, moderator dan pengawas pertandingan merupakan representasi penyelenggara yang menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh tahapan kompetisi berjalan sesuai ketentuan. Ia juga menekankan pentingnya menyusun catatan evaluasi pada setiap sesi debat agar penyelenggaraan dapat terus disempurnakan dan memberikan dampak yang nyata bagi penguatan pendidikan demokrasi.
"Moderator dan pengawas pertandingan merupakan garda terdepan yang merepresentasikan penyelenggara. Karena itu, setiap tahapan harus dilaksanakan secara profesional disertai evaluasi yang terukur agar kompetisi ini benar-benar memberikan dampak bagi penguatan demokrasi dan partisipasi masyarakat," ujar Yusti.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba saat mengikuti Technical Meeting Moderator dan Pengawas Pertandingan Tahapan Regional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026, melalui Zoom Meeting, Kamis (06/08/2026)
Menanggapi arahan tersebut, John Hendri Purba menyampaikan bahwa technical meeting menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh moderator dan pengawas pertandingan sebelum memasuki tahapan regional. Menurutnya, kesiapan teknis, pemahaman terhadap mekanisme debat, serta kemampuan melakukan evaluasi secara objektif akan menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan kompetisi.
"Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga media edukasi demokrasi bagi generasi muda. Karena itu, seluruh moderator dan pengawas pertandingan harus memiliki pemahaman yang sama agar pelaksanaan debat berlangsung profesional, objektif, dan mampu menghasilkan rekomendasi evaluasi yang bermanfaat bagi penyelenggaraan ke depan," ujar John Hendri Purba.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba saat mengikuti Technical Meeting Moderator dan Pengawas Pertandingan Tahapan Regional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026, melalui Zoom Meeting, Kamis (06/08/2026)
Melalui keikutsertaannya dalam technical meeting tersebut, John Hendri Purba menegaskan komitmen Bawaslu Provinsi Gorontalo untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026. Ia berharap kompetisi ini tidak hanya menghasilkan peserta terbaik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mampu meningkatkan kesadaran hukum kepemiluan, memperkuat budaya demokrasi, serta mendorong partisipasi aktif kalangan akademisi dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
penulis/Foto: Fitri
Editor: Syarif