Mengikat Komitmen Kinerja, Lismawy Ibrahim Tandatangani IKU Pengawas Pemilu
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Lismawy Ibrahim melakukan penandatanganan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pre-Launching Aplikasi E-Monev IKU Pengawas Pemilu dan Penandatanganan IKU Pengawas Pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI di AONE Hotel, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Penandatanganan IKU tersebut menjadi bentuk komitmen Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu berjalan dengan target kinerja yang jelas, terukur, serta dapat dievaluasi secara berkelanjutan. IKU juga menjadi instrumen penting dalam mendukung penguatan akuntabilitas kelembagaan dan peningkatan kualitas kinerja jajaran pengawas pemilu.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim, menyampaikan bahwa IKU bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi komitmen bersama dalam menjalankan amanah kelembagaan dengan penuh tanggung jawab.
"Penandatanganan IKU ini merupakan bentuk kesungguhan kita dalam menetapkan arah kerja dan target yang harus diwujudkan. Setiap indikator yang disepakati menjadi pedoman agar pelaksanaan tugas pengawasan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," ujar Lismawy.
Lismawy Ibrahim saat melakukan penandatanganan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pre-Launching Aplikasi E-Monev IKU Pengawas Pemilu dan Penandatanganan IKU Pengawas Pemilu, di AONE Hotel, Jakarta, Selasa (4/8/2026)
Sementara itu, Anggota Bawaslu RI Herwyn J. Malonda saat menutup kegiatan menyampaikan bahwa penandatanganan IKU bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Herwyn berharap seluruh jajaran yang telah menandatangani IKU dapat konsisten melaksanakan target kinerja sepanjang tahun 2026 serta menjadikan IKU sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Herwyn juga mengajak jajaran Bawaslu untuk menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam menghadapi masa non tahapan pemilu dan kondisi efisiensi anggaran. Menurutnya, sebagai lembaga yang menjadi pionir dalam pengawasan pemilu, Bawaslu harus mampu menunjukkan kinerja yang dapat dinilai oleh publik melalui pengukuran dan evaluasi yang jelas.
"Kita adalah lembaga yang dibentuk untuk mengawal demokrasi. Karena itu, mari kita wujudkan bagaimana kita bekerja dengan sebaik-baiknya melalui ukuran-ukuran yang jelas. Nantinya kinerja kita akan dilihat melalui monitoring dan evaluasi, termasuk melalui aplikasi yang telah disiapkan," tambah Herwyn.
Melalui penandatanganan IKU Pengawas Pemilu ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi tata kelola kelembagaan, serta mewujudkan birokrasi pengawas pemilu yang profesional, modern, dan akuntabel.
Penulis: Fitri
Foto: Arya M.N Sumbayak
Editor: Syarif