Lismawy Ibrahim: Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu Jadi Pondasi Demokrasi
|
Boalemo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim, menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan pengawas pemilu dalam menjaga integritas demokrasi. Hal ini disampaikan saat membawakan materi pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum Bersama Mitra Kerja yang digelar Bawaslu Kabupaten Boalemo di Cabana Resto & Resort, Minggu (31/08/2025).
Dalam penyampaiannya, Lismawy menekankan bahwa pengawas pemilu tidak hanya bertugas pada tahapan penyelenggaraan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik. “Penguatan kelembagaan pengawas pemilu adalah pondasi agar pengawasan berjalan efektif, independen, dan dipercaya masyarakat,†ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa keberhasilan Bawaslu dalam melakukan pengawasan tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, mitra kerja pengawas pemilu, baik dari lembaga pemerintah maupun masyarakat sipil, perlu dilibatkan secara aktif. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, karena pengawasan pemilu membutuhkan partisipasi semua pihak,†tambah Lismawy.
[caption id="attachment_12598" align="aligncenter" width="1280"]
Lismawy Ibrahim saat memberikan materi pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Bersama Mitra Kerja di Cabana Resto & Resort, Minggu (31/08/2025)[/caption]
Lebih lanjut, Lismawy mengingatkan bahwa tantangan pemilu ke depan semakin kompleks, terutama dengan berkembangnya teknologi informasi dan potensi pelanggaran yang lebih beragam. Untuk itu, pengawas pemilu dituntut memiliki kapasitas, integritas, serta adaptasi terhadap dinamika baru.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pengawas pemilu dan mitra kerja ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas. “Kami berharap, melalui kegiatan seperti ini, pengawas pemilu di Gorontalo semakin siap menghadapi setiap proses pemilu dengan profesionalisme dan tanggung jawab,†tutup Lismawy.
Penulis: Fitri
Foto:Humas Bws Boalemo
Editor: Fitri/Syarif
Lismawy Ibrahim saat memberikan materi pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Bersama Mitra Kerja di Cabana Resto & Resort, Minggu (31/08/2025)[/caption]
Lebih lanjut, Lismawy mengingatkan bahwa tantangan pemilu ke depan semakin kompleks, terutama dengan berkembangnya teknologi informasi dan potensi pelanggaran yang lebih beragam. Untuk itu, pengawas pemilu dituntut memiliki kapasitas, integritas, serta adaptasi terhadap dinamika baru.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pengawas pemilu dan mitra kerja ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas. “Kami berharap, melalui kegiatan seperti ini, pengawas pemilu di Gorontalo semakin siap menghadapi setiap proses pemilu dengan profesionalisme dan tanggung jawab,†tutup Lismawy.
Penulis: Fitri
Foto:Humas Bws Boalemo
Editor: Fitri/Syarif