Lewat Apel Rutin, Moh. Fadjri Arsyad Ajak Pegawai Bijak Sikapi Situasi Nasional
|
Gorontalo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh Fadjri Arsyad, menyampaikan arahan penting dalam apel rutin yang digelar di lingkungan Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (01/09/2025). Dalam arahannya, ia menyinggung kondisi terkini yang belum sepenuhnya kondusif, sehingga berdampak pada penerapan kebijakan baru di internal Bawaslu.
“Kita ketahui bersama saat ini kondisi belum sepenuhnya kondusif. Untuk itu demi keamanan pegawai, Bawaslu RI mengeluarkan Surat Edaran terkait penerapan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Bawaslu,†ujar Fadjri di hadapan seluruh peserta apel.
Fadjri menambahkan, WFA ini jangan sampai menghambat pelaksanaan pelayanan maupun tugas dan fungsi Bawaslu sebagai pelayan Publik. “Agar WFA ini tidak jadi penghambat kerja-kerja kita maka terkait SE ini akan kami rapatkan sebentar bersama unsur pimpinan, dan saya minta seluruh jajaran tetap menjaga produktivitas meski dengan pola kerja fleksibel", tegasnya.
[caption id="attachment_12607" align="aligncenter" width="1600"]
Apel rutin yang digelar di lingkungan Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (01/09/2025).[/caption]
Selain membahas soal kebijakan WFA, Fadjri juga mengingatkan pentingnya peran pegawai dalam memberikan pemahaman kepada keluarga maupun kerabat yang ikut dalam aksi demonstrasi. “Mari kita memberikan edukasi kepada keluarga dan teman-teman yang bergabung dalam aksi demo, bahwa memberikan aspirasi boleh, namun jangan sampai merusak fasilitas negara, karena itu hanya akan merugikan kita semua,†jelasnya.
Apel rutin tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, bersama seluruh pegawai. Suasana apel berlangsung tertib dan penuh perhatian, mencerminkan komitmen Bawaslu dalam menjaga kedisiplinan sekaligus responsif terhadap perkembangan situasi nasional.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Fitri/Syarif
Apel rutin yang digelar di lingkungan Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (01/09/2025).[/caption]
Selain membahas soal kebijakan WFA, Fadjri juga mengingatkan pentingnya peran pegawai dalam memberikan pemahaman kepada keluarga maupun kerabat yang ikut dalam aksi demonstrasi. “Mari kita memberikan edukasi kepada keluarga dan teman-teman yang bergabung dalam aksi demo, bahwa memberikan aspirasi boleh, namun jangan sampai merusak fasilitas negara, karena itu hanya akan merugikan kita semua,†jelasnya.
Apel rutin tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, bersama seluruh pegawai. Suasana apel berlangsung tertib dan penuh perhatian, mencerminkan komitmen Bawaslu dalam menjaga kedisiplinan sekaligus responsif terhadap perkembangan situasi nasional.
Penulis/Foto: Fitri
Editor: Fitri/Syarif