John Hendri Purba Tekankan Pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pilkada Serentak 2024
|
Gorontalo – Menjelang Pilkada Serentak 2024, pemutakhiran data pemilih menjadi perhatian utama. Proses ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari tahapan-tahapan lain. Salah satu tantangan utamanya adalah sifat data pemilih yang dinamis, di mana perubahan terus terjadi, seperti perpindahan penduduk, kematian, dan warga yang akan genap berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara, yakni 27 November 2024.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, menekankan pentingnya pemutakhiran data pemilih dalam Dialog Luar Studio yang diadakan oleh RRI Gorontalo pada Jumat (1/11/2024). "Data pemilih sifatnya dinamis. Artinya, kita tidak punya kuasa untuk menghentikan perpindahan penduduk, atau jika ada yang meninggal, kemudian ada yang kemungkinan pada pencoblosan nanti genap berusia 17 tahun," ujar John. Ia menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bekerja lebih giat dalam mendata seluruh warga.
Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah menjangkau penduduk di daerah terpencil. John menyebut bahwa penduduk yang berpotensi tidak terdata biasanya berasal dari daerah pedalaman, kawasan perbatasan, atau mereka yang enggan melakukan perekaman KTP elektronik (KTP El). Menurut John, wilayah-wilayah seperti ini memerlukan perhatian khusus agar hak pilih masyarakat terjamin.
[caption id="attachment_10279" align="aligncenter" width="1600"]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba saat jadi Narasumber dalam Dialog Luar Studio oleh RRI Gorontalo, Jum'at (01/10/2024)[/caption]
Selain itu, Bawaslu Provinsi Gorontalo telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak pilih. "Bawaslu sudah memberikan himbauan kepada KPU Provinsi Gorontalo untuk mengakomodir potensi masyarakat yang belum memiliki KTP El sampai pada pemungutan nanti," tambah John. Upaya ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus warga yang tidak terdaftar sebagai pemilih.
Pilkada Serentak 2024 akan menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pemutakhiran data pemilih yang akurat dan inklusif menjadi kunci untuk menjaga keadilan dan partisipasi dalam proses demokrasi tersebut.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba saat jadi Narasumber dalam Dialog Luar Studio oleh RRI Gorontalo, Jum'at (01/10/2024)[/caption]
Selain itu, Bawaslu Provinsi Gorontalo telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak pilih. "Bawaslu sudah memberikan himbauan kepada KPU Provinsi Gorontalo untuk mengakomodir potensi masyarakat yang belum memiliki KTP El sampai pada pemungutan nanti," tambah John. Upaya ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus warga yang tidak terdaftar sebagai pemilih.
Pilkada Serentak 2024 akan menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pemutakhiran data pemilih yang akurat dan inklusif menjadi kunci untuk menjaga keadilan dan partisipasi dalam proses demokrasi tersebut.