John Hendri Purba Tekankan Penguatan Sinergitas dan Pengawasan PDPB di Pohuwato
|
Pohuwato – Dalam upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan efektivitas pengawasan, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo memberikan arahan strategis dalam rapat penguatan kapasitas yang dilaksanakan di Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Senin (28/07/2025). Rapat ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen jajaran Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, khususnya di masa non tahapan pemilu.
Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya menjaga sinergitas antar kelembagaan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Menurutnya, kekompakan dan kerja sama yang solid menjadi pondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas pengawasan kedepan yang semakin kompleks.
Selain itu, beliau juga menyoroti perlunya peningkatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka pengawasan terhadap Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kolaborasi dengan instansi terkait dianggap penting untuk memastikan proses penyusunan daftar pemilih berjalan sesuai regulasi dan mencerminkan data yang valid.
[caption id="attachment_11996" align="aligncenter" width="1280"]
John Hendri Purba saat memberikan pembinaan di Bawaslu Pohuwato, Senin (28/07/202[/caption]
John Hendri Purba juga mendorong jajaran Bawaslu di daerah untuk aktif melakukan pengawasan langsung ke lapangan serta melakukan uji petik terhadap data PDPB. Langkah ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi permasalahan sedini mungkin sekaligus menjaga kualitas data pemilih yang menjadi elemen krusial dalam pemilihan.
“Di masa non tahapan seperti sekarang ini, kita tetap harus memaksimalkan kinerja. Fokus pengawasan bukan hanya pada tahapan pemilu, tetapi juga pada aspek-aspek strategis yang menjadi fondasi bagi pemilu yang berkualitas,†tegasnya menutup arahannya.
John Hendri Purba saat memberikan pembinaan di Bawaslu Pohuwato, Senin (28/07/202[/caption]
John Hendri Purba juga mendorong jajaran Bawaslu di daerah untuk aktif melakukan pengawasan langsung ke lapangan serta melakukan uji petik terhadap data PDPB. Langkah ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi permasalahan sedini mungkin sekaligus menjaga kualitas data pemilih yang menjadi elemen krusial dalam pemilihan.
“Di masa non tahapan seperti sekarang ini, kita tetap harus memaksimalkan kinerja. Fokus pengawasan bukan hanya pada tahapan pemilu, tetapi juga pada aspek-aspek strategis yang menjadi fondasi bagi pemilu yang berkualitas,†tegasnya menutup arahannya.