Bawaslu Provinsi Gorontalo Tingkatkan Pengeloaan Kearsipan
|
Divisi SDM melalui bagian Administrasi melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Persuratan dan Arsip Bagi Bawaslu Provinsi Gorontalo dan Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Gorontalo, Sabtu (3-4/8/2019 ), bertempat di Hotel Damhil Kota Gorontalo.
Hadir para Komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo, diantaranya Jaharudin J Umar sebagai Ketua Bawaslu, Kordiv Hukum Idris Usuli, Kordiv Sengketa Ahmad Abdullah, Kordiv PHL Rahmad Katon Mohi, dan Kepala Sekretariat Moh Yusuf Latjuba. Mewakili Sekretariat Jendral Bawaslu RI bapak Woler.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu menyampaikan terima kasih pada peserta yang telah hadir dari Kabupaten/ Kota. Beliau juga menambahkan bahwa berbicara tentang arsip tidak lepas dari amanat UU 43 tahun 2009 tentang arsip, Perbawaslu Nomor 16 Tahun 2015 Tentang Pola Klasifikasi Arsip dan UU No 7 Tahun 2017 itu sendiri. Beberapa dasar hukum tersebut menjelaskan tentang bagaimana kita semua khususnya unsur Bawaslu mengelola dan menjaga arsip sebagai dokumen negara.
Beliau menambahkan bahwa " beberapa hal yang saya ungkapkan tidak lepas dari arahan para pimpinan Bawaslu RI ketika kegiatan pelantikan di Jogja kemarin" lebih detailnya, ada 3 hal yang disampaikan diantaranya;
1. Penyusunan Buku Kinerja Pengawasan Pemilu 2019. untuk buku ini penting untuk dilihat oleh Kab/Kota secara seksama. karena produk tersebut akan menjadi arsip negara dan pula bentuk tanggung jawab atas tugas yang kita laksanakan.
2. melalui kebijakan penyusunan buku tersebut, nantinya ada sekitar 514 buku dari Bawaslu seluruh Indonesia yang akan dilaporkan ke Bawaslu RI.
3. Perlu diperhatikan bahwa, dalam penyusunan Buku tersebut jelas berbeda dengan laporan yang biasa disusun. walaupun bahan pokoknya diambil dari laporan tersebut, tetapi narasi nya harus berbeda dan enak untuk dibaca.
ketiga hal tersebut menurutnya adalah bagian yang penting dijadikan pijakan konsep yang akan dijalankan oleh unsur bawaslu secara keseluruhan, khusus untuk Provinsi, beliau menambahkan bahwa akan membuat tambahan satu buku lagi yang memuat tentang sejarah lahirnya Bawaslu Provinsi Gorontalo. olehnya menurutnya, projeck ini akan segera dirapatkan dan dibuat tim untuk penyusunannya.
Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut akan memberikan materi mendalam dari masing-masing kordiv bawaslu provinsi dan kepala sekretariat khususnya penguasaan kearsipan dan pengelolaannya secara komperhensif.