Bawaslu Provinsi Gorontalo Ikuti Pengembangan Kerangka Konseptual IKP Pemilu 2029 Tahap 2
|
Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo - Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad dan Wahyudin Akili bersama Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo Arya Mega Natalady Sumbayak mengikuti kegiatan Pengembangan Kerangka Konseptual Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Tahun 2029 Tahap 2 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan IKP Pemilu 2029 yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan Bawaslu dalam memetakan berbagai potensi kerawanan pemilu. Bawaslu RI terus mendorong agar IKP 2029 dapat memberikan gambaran kerawanan secara lebih komprehensif dan menjadi rujukan dalam menentukan strategi pengawasan.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Bawaslu Provinsi Gorontalo mengikuti pembahasan dan pengembangan kerangka konseptual yang menjadi dasar dalam penyusunan IKP 2029. Pengembangan ini menjadi penting mengingat karakteristik serta potensi kerawanan pemilu dapat berubah mengikuti dinamika tahapan dan kondisi sosial politik.
Bawaslu Provinsi Gorontalo saat mengikuti kegiatan Pengembangan Kerangka Konseptual Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Tahun 2029 Tahap 2, melalui Zoom Meeting, Jumat (04/09/2026)
IKP sendiri menjadi salah satu instrumen Bawaslu dalam membaca dan memetakan potensi kerawanan pada penyelenggaraan pemilu. Karena itu, pengembangan kerangka konseptual dilakukan untuk memastikan indikator dan pendekatan yang digunakan mampu menangkap berbagai bentuk kerawanan secara lebih tepat. Bawaslu juga tengah mendorong agar IKP 2029 berkembang menjadi instrumen yang lebih adaptif dan prediktif.
Keikutsertaan Moh. Fadjri Arsyad, Wahyudin Akili, dan Arya Mega Natalady Sumbayak dalam kegiatan ini menjadi bentuk keterlibatan Bawaslu Provinsi Gorontalo dalam mengikuti proses penguatan instrumen pengawasan yang dikembangkan secara nasional. Hasil pengembangan kerangka konseptual tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung jajaran pengawas dalam melakukan pemetaan risiko serta menyusun langkah pencegahan secara lebih dini.
Melalui kegiatan Pengembangan Kerangka Konseptual IKP Pemilu 2029 Tahap 2 ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo turut memperkuat pemahaman jajaran terkait arah pengembangan pemetaan kerawanan pemilu. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pengawasan Pemilu 2029 yang lebih terukur, responsif, dan mampu mengantisipasi potensi kerawanan sejak dini.
Penulis: Fitri
Foto: Noah & Rifky
Editor: Syarif