Bawaslu Provinsi Gorontalo Hadiri Kick-Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Menuju Pemilu 2029 Bermartabat
|
Gorontalo — Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh Fadjri Arsyad dan Lismawy Ibrahim bersama Kepala Bagian Pengawasan mengikuti Kick-off Pendidikan Pengawas Partisipatif bertema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat†yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (07/07/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu RI dan dipusatkan di Provinsi Sumatera Utara. Acara dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty. Dalam sambutannya, Lolly menekankan pentingnya memanfaatkan masa non-tahapan sebagai periode menanam nilai-nilai pengawasan di masyarakat. “Mulai malam ini kegiatan kita laksanakan. Di masa non tahapan inilah masa kita menanam, agar saat Pemilu tiba seluruh tatanan tahapan pengawasan sudah siap, termasuk kesadaran masyarakat yang tertanam dalam hati,†ujarnya.
Menurut Lolly, pendidikan pengawasan partisipatif menjadi strategi penting untuk membangun fondasi pengawasan yang kuat dan menyeluruh. Kegiatan ini juga menjadi momentum awal untuk menyatukan gerak langkah seluruh elemen pengawasan dalam menyongsong Pemilu Serentak 2029.
[caption id="attachment_11635" align="aligncenter" width="1440"]
Bawaslu Provinsi Gorontalo saat Hadiri Kick-Off Pendidikan Pengawas Partisipatif via zoom[/caption]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh Fadjri Arsyad, menegaskan urgensi kegiatan ini bagi penguatan pengawasan berbasis partisipasi masyarakat. “Kegiatan ini sangat penting untuk menghadirkan generasi-generasi pengawas partisipatif bagi Pemilu mendatang,†ucap Fadjri.
Dengan dimulainya rangkaian pendidikan ini, Bawaslu menaruh harapan besar pada lahirnya kader-kader pengawas yang tidak hanya paham tugas, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian demi terwujudnya Pemilu yang bermartabat.
Bawaslu Provinsi Gorontalo saat Hadiri Kick-Off Pendidikan Pengawas Partisipatif via zoom[/caption]
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh Fadjri Arsyad, menegaskan urgensi kegiatan ini bagi penguatan pengawasan berbasis partisipasi masyarakat. “Kegiatan ini sangat penting untuk menghadirkan generasi-generasi pengawas partisipatif bagi Pemilu mendatang,†ucap Fadjri.
Dengan dimulainya rangkaian pendidikan ini, Bawaslu menaruh harapan besar pada lahirnya kader-kader pengawas yang tidak hanya paham tugas, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian demi terwujudnya Pemilu yang bermartabat.