Bawaslu Goes to School : John Hendri Purba Ajak Pemilih Pemula Aktif Awasi Pemilu Sejak Dini
|
Gorontalo – Bawaslu Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini melalui kegiatan “Bawaslu Goes to School†yang digelar di SMA Negeri 3 Gorontalo, Rabu (16/7/2025). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Apel Pendidikan Pengawasan Partisipatif yang diikuti oleh para siswa sebagai calon pemilih pemula.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, menyampaikan pentingnya kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara, khususnya bagi mereka yang memasuki usia 17 tahun. “Setelah berusia 17 tahun, kewajiban pertama yang harus dilakukan adalah membuat KTP. Dengan memiliki KTP, otomatis sudah memiliki kewajiban untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu,†tegas John Hendri di hadapan para siswa.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan pemilih pemula tidak hanya berhenti pada penggunaan hak suara semata. Mereka juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam mengawasi jalannya Pemilu demi terciptanya proses demokrasi yang jujur dan adil. “Pemilih pemula juga punya peran penting dalam pengawasan. Adik-adik Siswa harus tahu jenis-jenis pelanggaran Pemilu dan jangan ragu melapor ke Bawaslu jika menemukan pelanggaran,†Ujarnya.
[caption id="attachment_11792" align="aligncenter" width="1440"]
John Hendri Purba pada kegiatan “Bawaslu Goes to School†yang digelar di SMA Negeri 3 Gorontalo, Rabu (16/7/2025)[/caption]
Kegiatan Bawaslu Goes to School ini menjadi salah satu strategi Bawaslu dalam menyasar kalangan muda agar lebih melek demokrasi. Edukasi sejak bangku sekolah diyakini mampu menanamkan nilai-nilai demokrasi secara lebih kuat dan berkelanjutan.
“Melalui program ini, kami optimis bisa menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Harapannya, para pemilih pemula lebih siap dan tidak apatis dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan datang,†tutup John Hendri.
Dengan semangat pendidikan pengawasan partisipatif ini, Bawaslu berharap pemilih pemula tidak hanya menjadi objek dalam Pemilu, tetapi juga menjadi subjek yang aktif menjaga integritas demokrasi di Indonesia.
John Hendri Purba pada kegiatan “Bawaslu Goes to School†yang digelar di SMA Negeri 3 Gorontalo, Rabu (16/7/2025)[/caption]
Kegiatan Bawaslu Goes to School ini menjadi salah satu strategi Bawaslu dalam menyasar kalangan muda agar lebih melek demokrasi. Edukasi sejak bangku sekolah diyakini mampu menanamkan nilai-nilai demokrasi secara lebih kuat dan berkelanjutan.
“Melalui program ini, kami optimis bisa menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Harapannya, para pemilih pemula lebih siap dan tidak apatis dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan datang,†tutup John Hendri.
Dengan semangat pendidikan pengawasan partisipatif ini, Bawaslu berharap pemilih pemula tidak hanya menjadi objek dalam Pemilu, tetapi juga menjadi subjek yang aktif menjaga integritas demokrasi di Indonesia.