Bawaslu Goes to School: Apel Pendidikan Pengawasan Partisipatif Digelar di SMK Negeri 2 Gorontalo
|
Gorontalo – Bawaslu Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan bertajuk “Bawaslu Goes to School: Apel Pendidikan Pengawasan Partisipatif†di SMK Negeri 2 Gorontalo, Rabu (16/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda, khususnya pemilih pemula yang akan berpartisipasi pada Pemilu 2029.
Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad pada kesempatan ini menyampaikan materi tentang pentingnya keterlibatan aktif pelajar dalam pengawasan Pemilu. Ia menekankan bahwa pemilih pemula harus dibekali pemahaman sejak dini agar mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.
“Adik-adik sekalian adalah pemilih masa depan. Pada Pemilu 2029 nanti, kalian sudah memiliki hak pilih. Karena itu, penting bagi kalian untuk memahami proses demokrasi dan berani menolak segala bentuk pelanggaran seperti politik uang maupun tekanan dari pihak yang tidak netral,†ujar Fadjri dalam amanatnya.
[caption id="attachment_11788" align="aligncenter" width="1440"]
Moh. Fadjri Arsyad pada kegiatan Bawaslu Goes to School: Apel Pendidikan Pengawasan Partisipatif†di SMK Negeri 2 Gorontalo, Rabu (16/7/2025)[/caption]
Ia juga menjelaskan bahwa praktik seperti ajakan memilih dari ASN, kepala desa, atau pejabat lainnya merupakan pelanggaran serius dalam Pemilu. Oleh karena itu, para pelajar juga diajak untuk berperan sebagai pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti dengan khidmat serta pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari pendidikan kewarganegaraan dan kesadaran berdemokrasi bagi para siswa.
Melalui kegiatan “Bawaslu Goes to School: Apel Pendidikan Pengawasan Partisipatifâ€, Bawaslu berharap dapat menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini dan mendorong pelajar menjadi bagian penting dalam menjaga Pemilu yang bersih dan berkualitas.
Moh. Fadjri Arsyad pada kegiatan Bawaslu Goes to School: Apel Pendidikan Pengawasan Partisipatif†di SMK Negeri 2 Gorontalo, Rabu (16/7/2025)[/caption]
Ia juga menjelaskan bahwa praktik seperti ajakan memilih dari ASN, kepala desa, atau pejabat lainnya merupakan pelanggaran serius dalam Pemilu. Oleh karena itu, para pelajar juga diajak untuk berperan sebagai pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti dengan khidmat serta pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari pendidikan kewarganegaraan dan kesadaran berdemokrasi bagi para siswa.
Melalui kegiatan “Bawaslu Goes to School: Apel Pendidikan Pengawasan Partisipatifâ€, Bawaslu berharap dapat menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini dan mendorong pelajar menjadi bagian penting dalam menjaga Pemilu yang bersih dan berkualitas.